![]() |
| Pelatihan: Rektor bersama para dosen IAIH Pancor pose bersama, (Foto: Istimewa/MP). |
Pelatihan intensif ini dirancang khusus untuk membekali para dosen dalam menyongsong pemberlakuan kurikulum OBE yang akan resmi diterapkan bagi mahasiswa baru angkatan 2026. Langkah ini diambil agar para tenaga pengajar mampu menghasilkan bahan ajar yang terukur sesuai dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).
Wakil Rektor 1 IAIH Pancor, Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan sivitas akademika dalam menjalankan tahapan implementasi OBE di lingkungan kampus.
"Kegiatan ini sangat penting karena memberikan pemahaman sekaligus skill kepada dosen untuk menyusun bahan ajar atau modul ajar. Modul-modul ini sangat diperlukan untuk implementasi kurikulum OBE di kalangan mahasiswa IAIH Pancor, khususnya angkatan 2026," ujar Abdul Hayyi.
Ia menambahkan, IAIH Pancor telah menyiapkan serangkaian tahapan secara matang, mulai dari workshop kurikulum OBE, pelatihan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga pembekalan tentang metode perkuliahan dan penilaian berbasis OBE.
"Pelatihan penyusunan modul ajar ini menjadi salah satu tahapan krusial agar proses pembelajaran berjalan sesuai kerangka OBE," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, akademisi Dr. Muhammad Haromain memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi dan kesungguhan IAIH Pancor. Menurutnya, IAIH Pancor merupakan salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang paling nyata dan sistematis dalam mengadopsi sistem OBE.
Dr. Haromain juga memuji tingginya antusiasme serta dedikasi para dosen selama kegiatan pelatihan berlangsung.
"Semangat para dosen ini menjadi modal penting agar implementasi OBE di IAIH Pancor dapat berjalan dengan mudah dan lancar," ungkap Dr. Haromain.
Melalui rangkaian persiapan yang terstruktur ini, keluarga besar sivitas akademika IAIH Pancor optimistis bahwa penerapan kurikulum berbasis OBE untuk mahasiswa baru angkatan 2026 akan terlaksana secara efektif, terstruktur, dan sesuai standar yang berlaku demi mencetak lulusan yang kompeten serta berdaya saing global.

