![]() |
| Agraria: Menteri ATR/BPN RI, Nusron Wahid, (Foto: Istimewa/MP). |
Peresmian ini menandai transformasi kelembagaan STPN menjadi perguruan tinggi vokasi yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang pertanahan dan tata ruang.
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, didampingi jajaran pimpinan kementerian dan institusi, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti serta penyerahan bendera pataka kepada Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad. Acara ini berlangsung bersamaan dengan wisuda 568 taruna dan taruni.
Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menegaskan pentingnya perubahan bentuk kelembagaan ini untuk menjawab tantangan kebutuhan tenaga profesional yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Politeknik Agraria STPN merupakan satu-satunya perguruan tinggi vokasi di Indonesia yang bergerak secara khusus mengembangkan pendidikan bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang,” ujar Nusron Wahid.
Ia menambahkan bahwa proses transformasi yang telah diperjuangkan selama beberapa tahun terakhir kini telah memasuki tahap akhir, mencakup penataan organisasi, kurikulum vokasi, hingga pembukaan program studi baru. Saat ini, Kementerian ATR/BPN terus mengawal pembahasan statuta kampus yang tengah berlangsung di Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi.
“Transformasi ini harus kita lihat sebagai proses untuk membuat pendidikan di Politeknik Agraria STPN semakin relevan dengan kebutuhan lapangan. Kementerian ATR/BPN akan terus memberikan dukungan terhadap penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan sarana dan prasarana, serta pembiayaan yang diperlukan,” tegas Nusron.
Sejalan dengan transformasi tersebut, Politeknik Agraria STPN kini menyelenggarakan tiga program studi Sarjana Terapan (D4) baru yang telah terakreditasi oleh BAN-PT, yaitu:
Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan, Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah
Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, menyampaikan bahwa pembukaan program studi baru ini merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2022 sekaligus bentuk komitmen kampus dalam mencetak SDM berkualitas.
“Peresmian Politeknik Agraria STPN yang dirangkaikan dengan wisuda perdana ini menjadi momentum penting yang menandai babak baru dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi serta menguatkan peran Politeknik Agraria STPN dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan profesional di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang,” kata Sri Yanti Achmad.
Selain prosesi wisuda dan peresmian, acara tersebut juga diwarnai penganugerahan penghargaan kepada Kepala Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM, Heri Mulianto, selaku pencipta Hymne Politeknik Agraria STPN. Turut hadir dalam jajaran undangan pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN, Sekda Provinsi D.I. Yogyakarta, serta para Kepala Kanwil BPN dari seluruh Indonesia.

