Lombok Timur Raih Penghargaan TPAKD Terbaik 2026, Siap Terima Insentif Fiskal Rp3 Miliar

Rosyidin S
Kamis, Oktober 22, 2026 | 21.33 WIB Last Updated 2026-10-22T13:33:39Z
Penghargaan: Bupati Lombok Timur didampingi Sekda dan sejumlah pejabat Pemkab Lombok Timur menerima penghargaan TPAKD Award 2026 di Jakarta, (Foto: Istimewa/MP).

JAKARTA, MANDALIKAPOST.com — Kabupaten Lombok Timur sukses mengukuhkan posisinya sebagai daerah unggulan dalam perluasan inklusi keuangan. Lombok Timur resmi dianugerahi penghargaan TPAKD Award 2026 untuk kategori TPAKD Terbaik Tingkat Kabupaten Wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua (Nusra, Maluku, dan Papua).


Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Anugerah Penghargaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10).


Acara bernuansa nasional bertema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia” ini dihadiri lebih dari 1.300 undangan, termasuk Anggota Dewan Komisioner OJK, menteri, kepala lembaga, gubernur, serta bupati dan wali kota se-Indonesia.


Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, yang hadir secara langsung mengapresiasi sinergi erat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui perluasan akses keuangan.


"Pemerintah menargetkan penyaluran dana kredit hingga Rp400 triliun kepada petani, nelayan, serta masyarakat di pedesaan pada tahun 2027," ujar Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan sekaligus menyerahkan secara simbolis akad kredit pembiayaan produktif periode Agustus–Oktober 2026 senilai Rp53,15 triliun dari 343 lembaga jasa keuangan kepada 2.106.401 debitur.


Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengumumkan bahwa Lombok Timur berhak atas insentif daerah.


"Lombok Timur sebagai pemenang pertama akan mendapat insentif fiskal daerah sebesar Rp3 miliar," tutur Mendagri Tito Karnavian.


Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah keberhasilan dari program unggulan daerah, salah satunya program Lotim Berkembang (Berantas Rentenir Melalui Kredit Tanpa Bunga).


"Capaian ini sejalan dengan program Lotim Berkembang yang digulirkan sejak 2020 hingga 2026. Kami memberikan kredit tanpa bunga kepada 14.564 debitur dari sektor peternak dan UMKM, dengan total kredit mencapai Rp170,74 miliar dan subsidi sebesar Rp5,94 miliar," ungkap H. Haerul Warisin.


Ia menambahkan, kunci keberhasilan program ini terletak pada kolaborasi kuat dengan perbankan dan lembaga keuangan penyalur seperti BRI, BNI, BCA, serta Pegadaian, yang tercermin dari angka Non-Performing Loan (NPL) sangat rendah di rata-rata 1,03%.


"Kunci sukses program ini adalah kolaborasi Pemda bersama perbankan dalam memfasilitasi dan mendampingi peternak serta UMKM dari hulu hingga hilir," tegasnya.


Selain program Lotim Berkembang, Lombok Timur juga sukses mendorong percepatan literasi dan inklusi keuangan melalui:


Program EPIKS (Ekosistem Pondok Pesantren Inklusi Keuangan Syariah): Mengintegrasikan industri keuangan syariah ke pondok pesantren lewat pelatihan, pembukaan rekening, penyaluran gadai, cicil emas, hingga tabungan emas.


Program KEJAR (Satu Pelajar Satu Rekening): Berhasil menghimpun 325.620 rekening pelajar di Kabupaten Lombok Timur dengan total tabungan mencapai Rp77,14 miliar.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lombok Timur Raih Penghargaan TPAKD Terbaik 2026, Siap Terima Insentif Fiskal Rp3 Miliar

Trending Now