Peringati Hari Santri 2026, Warek I IAIH Pancor Dorong Penguatan Karakter dan Spirit Resolusi Jihad

Rosyidin S
Kamis, Oktober 22, 2026 | 20.12 WIB Last Updated 2026-10-22T12:12:46Z
Hari Santri: Wakil Rektor I Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. Abdul Hayy Akrom, (Foto: Istimew/MP).

MANDALIKAPOST.com — Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026 menjadi momentum krusial untuk memperkuat kontribusi umat dalam membangun bangsa. Momentum sejarah ini hendaknya tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan pijakan untuk meneguhkan kembali nilai-nilai keagamaan, kemandirian, dan semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan.


Wakil Rektor I Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. Abdul Hayy Akrom, menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional 2026 kepada seluruh santri dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa perayaan ini harus dimaknai sebagai pendorong semangat untuk menghidupkan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat.


"Momentum peringatan Hari Santri ini mudah-mudahan menjadi sarana bagi semua masyarakat kita untuk terus bersemangat menghidupkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun tanah air dan mengisi kemerdekaan," ujar Dr. Abdul Hayy Akrom, Kamis (22/10/2026).


Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya merawat dan menumbuhkembangkan karakter khas pesantren di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai seperti pengabdian, kemandirian, kebersamaan, dan empati merupakan modal sosial yang sangat dibutuhkan saat ini.


"Melalui momentum peringatan Hari Santri ini, nilai-nilai pengabdian, kemandirian, kerja sama, dan empati sebagai bagian dari karakter santri diharapkan terus tumbuh subur di tengah-tengah kehidupan kita, baik sebagai sebuah bangsa maupun sebagai bagian dari umat," katanya.


Dr. Abdul Hayy Akrom juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil ikhtibar dan meneladani spirit Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy'ari. Menurutnya, pemaknaan jihad pada era modern bertransformasi menjadi bentuk partisipasi aktif dalam menjaga kedaulatan serta memajukan daerah dan negara.


"Kita semua harus bisa mengambil spirit dari Resolusi Jihad yang dikumandangkan oleh Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari, yakni bahwa partisipasi dan pengambilan sikap kita untuk menegakkan kedaulatan negara serta menegakkan agama adalah bagian dari sabilillah, bagian dari jihad kita di jalan Allah SWT," tegasnya.


Ia menambahkan, kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan rahmat Allah SWT yang wajib disyukuri melalui karya nyata dan kontribusi positif.


"Kemerdekaan kita yang menjadi bukti rahmat dari Allah SWT harus terus kita isi dengan berbagai hal positif dalam kehidupan bermasyarakat sebagai wujud syukur kita sebagai sebuah bangsa. Semoga dengan perayaan Hari Santri tahun 2026 ini, kita sebagai umat dapat semakin produktif untuk mengisi hari-hari kemerdekaan dan berpartisipasi membangun bangsa secara bersama-sama," pungkasnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Peringati Hari Santri 2026, Warek I IAIH Pancor Dorong Penguatan Karakter dan Spirit Resolusi Jihad

Trending Now