![]() |
| RIMO Badminton Cup 2026, Bank NTB Syariah Perkuat Kolaborasi dengan Enam Kampus. |
MANDALIKAPOST.com – Bank NTB Syariah memperluas kemitraan dengan dunia pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan RIMO Badminton Cup 2026. Kejuaraan bulu tangkis yang melibatkan enam perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus membuka peluang kolaborasi antara sektor perbankan dan kampus.
RIMO Badminton Cup 2026 resmi dibuka oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Mataram (Unram), Prof. Sukardi, Rektor Universitas Bumigora (UBG) Mataram, Prof. Anthony Anggrawan, serta sejumlah pejabat eksekutif dan perwakilan perguruan tinggi di NTB.
Kompetisi ini mempertandingkan dua kategori, yakni antarmahasiswa serta antardosen dan karyawan perguruan tinggi. Pembagian kategori tersebut memberikan kesempatan kepada berbagai unsur sivitas akademika untuk berkompetisi sekaligus membangun kebersamaan melalui olahraga.
Ferry Ardiansyah mengatakan, RIMO Badminton Cup tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, tetapi juga sarana memperkuat hubungan antara Bank NTB Syariah dan lingkungan perguruan tinggi.
“RIMO Badminton Cup kami harapkan menjadi ruang silaturahmi, bukan hanya bagi mahasiswa, melainkan juga para dosen dan karyawan antarperguruan tinggi. Semoga dari kegiatan ini lahir semangat kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi yang lebih kuat,” kata Ferry.
Menurutnya, nilai-nilai dalam olahraga sejalan dengan prinsip tata kelola dan budaya perusahaan, seperti integritas, kedisiplinan, kerja sama, serta sportivitas.
Ia menegaskan, kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam kompetisi. Lebih dari itu, pertandingan diharapkan mampu membangun persahabatan dan memperkuat sinergi di antara peserta.
Rektor Unram, Prof. Sukardi, menyambut positif penyelenggaraan kompetisi tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga antarkampus membuka ruang interaksi yang positif bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dari berbagai perguruan tinggi.
Ia menilai, keterlibatan dosen dan karyawan membuat kegiatan ini semakin inklusif. Selain mendorong prestasi olahraga, kompetisi tersebut juga memperkuat hubungan antarkampus di NTB.
Sukardi berharap RIMO Badminton Cup dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan yang mempererat silaturahmi di lingkungan perguruan tinggi.
Apresiasi serupa disampaikan Rektor Universitas Bumigora Mataram, Prof. Anthony Anggrawan. Ia menilai inisiatif Bank NTB Syariah mempertemukan perguruan tinggi melalui olahraga merupakan bentuk kolaborasi positif antara dunia usaha dan dunia pendidikan.
Menurut Anthony, hubungan perguruan tinggi dengan sektor usaha perlu terus diperkuat melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika.
Ia berharap penyelenggaraan berikutnya dapat melibatkan lebih banyak perguruan tinggi, sehingga ruang kolaborasi dan persahabatan antarkampus semakin luas.
Bagi Bank NTB Syariah, RIMO Badminton Cup 2026 menjadi bagian dari penguatan program Campus Partnership atau kemitraan dengan perguruan tinggi di NTB.
Kemitraan tersebut tidak hanya diarahkan pada kegiatan olahraga, tetapi juga berpotensi dikembangkan dalam berbagai bidang, mulai dari literasi dan inklusi keuangan, digitalisasi pembayaran, kewirausahaan mahasiswa, edukasi perbankan syariah, hingga kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Melalui pendekatan tersebut, Bank NTB Syariah berupaya membangun hubungan yang lebih luas dengan lingkungan kampus sekaligus membuka peluang kerja sama yang relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi.
Sinergi antara perbankan, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sumber daya manusia serta mendukung lahirnya generasi muda NTB yang unggul, produktif, dan berdaya saing.

