Gerbong Mutasi Pejabat NTB Bergulir, yang Kelamaan Menjabat Segera Dirotasi

MandalikaPost.com
Rabu, Februari 05, 2020 | 15.24 WIB Last Updated 2020-02-05T07:24:29Z
Plt Kepala BKD NTB, Drs H Adam MM.

MATARAM - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB tengah menggodok rencana mutasi pejabat di lingkup Pemprov NTB.

Para Kepala Dinas di lingkup Pemerintah Provinsi NTB yang telah lama menjabat di satu Instansi dipastikan akan digeser oleh Gubernur NTB dalam mutasi kali ini.

Plt Kepala BKD NTB, Drs H Adam MM menjelaskan, saat ini persiapannya tengah digodok tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjagat) Pemprov NTB.

"Kepala Dinas yang sudah lama ada yang lebih dari lima tahun jadi pertimbangan khusus untuk dirotasi," kata Adam, Rabu (5/2) di Mataram.

Adam menjelaskan, tim Baperjagat telah melakukan beberapa kali rapat persiapan terutama mengkaji sejumlah posisi lowong.

Tim yang diketuai oleh Sekda NTB HL Gita Aryadi tersebut juga melihat tingkat kompetensi setiap pejabat, sehingga menjadi dasar untuk diajukan ke Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yaitu Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah.

"Kita sudah ada data-data kompetensi mereka," kata Adam.

Dipaparkan, untuk posisi jabatan yang lowong tingkat eselon II saat ini ada lima jabatan yaitu Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, BKD dan Biro Pemerintahan Setda NTB.

Adam mengatakan penempatan posisi tersebut tidak mesti dilakukan melalui Jalur Panitia Seleksi (Pansel). Tapi bisa saja kepala OPD nanti digeser sehingga setelah mutasi baru bisa diketahui mana jabatan yang terisi dan mana yang masih tersisa.

"Setelah mutasi baru kita tahu mana yang nantinya akan melalui Pansel," ungkap pria yang juga Kabid Pengembangan Kepegawaian BKD NTB itu.

Adam menambahkan, dalam menempatkan posisi pejabat Pemprov juga tentunya mendengar dan menyerap aspirasi dari masyarakat. Termasuk dari anggota DPRD NTB yang belum lama ini keras bicara terkait komposisi pembantu Gubernur yang disebut tidak sesuai dengan kompetensinya.

"Semua masukan itu kita dengar terutama dari anggota DPRD (NTB)," katanya.

Adam juga menyampaikan ada posisi lain yang juga lowong yaitu eselon III sebanyak 26 posisi dan eselon IV sebanyak 65 posisi.

Ia menjelaskan, mutasi yang akan berlangsung nanti akan berlangsung serentak. Baik eselon II, III dan IV.

Adam membantah mutasi yang tinggal menghitung tanggal itu bukan bersifat besar-besaran. Menurutnya, mutasi itu hanya mengisi kekosongan posisi yang masih ada saat ini.

"Meski tim Baperjagat telah bekerja namun tentunya kembali lagi kepada PPK sendiri. Mutasi itu tergantung di PPK," ujarnya. MP/Ary

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gerbong Mutasi Pejabat NTB Bergulir, yang Kelamaan Menjabat Segera Dirotasi

Trending Now