Iklan BNS

PDP Meninggal asal KLU Tak Punya Riwayat Kontak Covid-19

MandalikaPost.com
Selasa, April 7 | 16.46 WIB
Direktur RSUD Kota Mataram, dr HL Herman Mahaputra.

MATARAM - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Lombok Utara, Selasa (7/4) meninggal dunia di RSUD Kota Mataram.

PDP seorang pria berusia 76 tahun ini, tidak punya riwayat kontak dengan Covid-19 baik ODP maupun PDP lainnya.

Pasien terdiagnosa memiliki penyakit bawaan yakni penyakit paru obstruksi kronis dan pneumonia, saat dirawat di RSUD Tanjung, Lombok Utara.

Karena gejala awalnya sesak nafas maka pihak rumah sakit menetapkan status pasien sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Pasien tidak punya riwayat kontak dengan Covid-19. PDP ini punya penyakit paru obstruksi kronis, dan saat dibawa ke RSUD Kota Mataram sudah dalam kondisi lemah," kata Direktur RSUD Kota Mataram dr HL Herman Mahaputra, Selasa siang (7/4) di Mataram.

Herman menjelaskan, PDP tersebut dirawat di RSUD Kota Mataram setelah dirujuk dari RSUD Tanjung, Lombok Utara, pada Senin dinihari (6/4). PDP ini dinyatakan meninggal sekitar pukul 12.40 Wita, Selasa (7/4).

"Pemeriksaan atau uji swab sudah dilakukan, tetapi hasilnya belum keluar. Tapi yang jelas PDP ini belum bisa dipastikan apakah positif atau negatif Covid-19," tukasnya.

Dr Jack, sapaan akrab Direktur RSUD Kota Mataram juga berharap agar masyarakat juga mendukung dan membantu pemerintah dan petugas medis dalam menangani Covid-19.

Caranya dengan mematuhi dan mentaati anjuran pemerintah, seperti taat menjaga jarak, menggunakan masker saat bepergian, rajin mencuci tangan.

"Biarkan kami bekerja maksimal di rumah sakit, sementara masyarakat hendaknya ikut membantu dengan lebih banyak diam di rumah, jaga jarak, dan terapkan pola hidup bersih," katanya. (*)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • PDP Meninggal asal KLU Tak Punya Riwayat Kontak Covid-19

Trending Now

Iklan