Iklan

Optimalkan Pencegahan Corona, Pemkot Terapkan Mataram Bermasker

MandalikaPost.com
Selasa, Mei 12, 2020 | 17:29 WIB Last Updated 2020-05-12T10:29:26Z
I Nyoman Swandiyasa.

MATARAM - Kota Mataram adalah salah Kota dari 10 Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat yang angka jumlah positif virus tertinggi. Namun Ibukota Provinsi NTB ini terus membuat terobosan pencegahan dalam hal memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sebelumnya, berlakukan Pencegahan Covid-19 Berbasis Lingkungan dengan menyiapkan segala fasilitas. Kini, buat gebrakan baru yakni Mataram Bermasker yang merupakan optimalisasi mencegah mewabahnya virus asal negara Tirai Bambu tersebut.

Tim Satgas Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Swandiasa menyampaikan, kini ada gebrakan baru yakni Mataram Bermasker.

"Maksudnya Mataram Bermasker itu bahwa, tidak boleh ada masyarakat yang di pasar maupun pusat perbelanjaan yang tidak menggunakan masker. Karena, kita sudah mewajibkan pakai masker untuk pedagang dan pembeli," ungkapnya, Selasa (12/5) di Mataram.

Dia menjelaskan, Pemkot Mataram melalui BPBD telah menyebarkan 350 pcs masker setiap Lingkungan, sejak hari jum'at tanggal 8 Mei 2020.  Selain Masker, terdapat 1 buah thermometer infrared lingkungan, 1 buah buku petunjuk penanganan covid, spanduk, tempat cuci tangan (Perkim) di masing-masing lingkungan se- Kota Mataram.

Semua itu guna memperkuat dan menyokong Penanganan Covid 19 Berbasis Lingkungan (PCBL) yang dicanangkan oleh Walikota Mataram, Rabu 6 Mei 2020.

"Selain berbasis  lingkungan, kita juga bagikan masker sebanyak 6.080 pcs kepada seluruh pedagang dan petugas pasar di Kota Mataram oleh BPBD Kota Mataram berkerjasama dengan Dinas Perdagangan Kota Mataram. Insya Allah seluruh proses pembagian kelengkapan selesai di distribusikan pekan ini," kata dia.

Selain kalangan pedagang, masker itu juga akan diberikan kepada PNS dan PTT di Kota Mataram.

"Intinya, ribuan masker dan secara berlanjut akan dibagi-bagi ke semua lingkungan serta tempat-tempat umum," katanya.

Yang jelas, prosesnya bertahap sesuai kebutuhan, supaya apa yang salurkan ke masyarakat terarah dan tujuan pencegahan penyebaran Covid-19 berjalan sesuai harapan .

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Mataram itu, memaparkan angka jumlah positif virus corona per tanggal 11 Mei 2020 sebanyak 129 kasus, 92 orang masih dalam perawatan, 3 sudah meninggal dunia dan sembuh 34 orang.

Terkait data update mengenai OTG, sebanyak 295 orang, sebanyak 196 PDP masih dalam pengawasan, 65 selesai pengawasan. Tidak hanya itu, data ODP 43 masih pemantauan, 642 selesai dalam pemantauan.

Untuk data setiap Kecamatan lanjutnya, Kecamatan Ampenan sebanyak 68 PDP, 8 ODP, 32 positif dalam perawatan, 1 meninggal dan 15 sembuh. Kecamatan Sekarbela, 23 PDP, 9 ODP, positif 11 orang masih dalam perawatan dan sembuh 6 orang.

Kecamatan Mataram, 20 PDP,  sebanyak 10 ODP, positif 3 orang dalam perawatan dan 1 orang sembuh. Untuk Kecamatan Sandubaya, 24 PDP, sebanyak 7 ODP, positif 9 orang, masih dalam perawatan dan 2 sembuh. Kecamatan Cakranegara, 33 PDP, sebanyak 3 ODP, positif 36 orang dan 1 meninggal dunia, sedangkan sembuh 2 orang.

Terakhir Kecamatan Selaparang, sebanyak 28 PDP, sebanyak 4 ODP, positif 13 orang, 1 meninggal dan 8 orang sembuh.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Optimalkan Pencegahan Corona, Pemkot Terapkan Mataram Bermasker

Trending Now

Iklan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, 

pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online