Iklan Yamaha

Air Terjun Dewi Selendang, Pesona Kesejukan Menawan di Kaki Rinjani

Rosyidin
Jumat, Juni 18 | 15.33 WIB
Pesona air terjun Dewi Selendang di Sembalun, Lombok Timur.

MANDALIKAPOST.com - Bukan hanya terkenal dengan menawannya Rinjani,  punggung-punggung perbukitan dan agro wisata, kawasan Sembalun di Lombok Timur juga punya banyak destinasi yang sayang dilewatkan.


Salah satunya adalah air terjun Dewi Selendang. Disini bukan hanya kesejukan dan segarnya air, panoramanya juga sangat indah dan instragamable.


Tak heran, Dewi Selendang menjadi air terjun yang cukup favorit dan diminati wisatawan.


Berada di Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, air terjun ini juga memiliki mitos dan legenda tersendiri.


Konon dahulu kala,  air terjun Dewi Selendang ini  merupakan tempat mandi empat wanita cantik yang merupakan pengawal Dewi Anjani, tokoh sentral penguasa Gunung Rinjani.


Mereka adalah Dewi Komala Sari, Dewi Rengganis, Dewi Selendang dan Dewi Cilinaya. 


Nama Selendang diambil dari kisah tertinggalnya selendang salah satu dari empat wanita cantik itu, tepat di bebatuan persis di atas air terjun. Selendang itu diceritakan terurai ke bawah diantara bebatuan mengikuti tumpahan air terjun. Ini sebabnya dinamakan Air Terjun Dewi Selendang hingga saat ini. 


Selain mitos dan legenda, air terjun Dewi Selendang juga diyakini sejumlah masyarakat, dapat menyembuhkan penyakit, dan membuat awet muda. 


Para tetua adat setempat juga meyakini  tumpahan air terjun biasa dijadikan sarana pijat refleksi, obat penyakit kulit seperti gatal-gatal, koreng, kutu air dan penyakit kulit lainnya karena air terjun tersebut mengandung belerang. 


"Keren luar biasa, kita puas dengan pemandangannya disini. Pokoknya keren. Harus kesini," kata Hamsul Hanafi, seorang wisatawan yang berkunjung ke air terjun Dewi Selendang, Sabtu (12/6) pekan lalu.


Ia menilai destinasi wisata alami ini sangat cocok jadi pilihan rekreasi bersama keluarga dan kerabat. Sebab bukan hanya menikmati keindahan alamnya saja jika berkunjung ke air terjun Dewi Selendang karena tidak sempurna rasanya jika tidak mandi. 


"Harus mandi, karena selain mengandung belerang bagus juga untuk refleksi. Dan menyembuhkan segala macam penyakit kulit ," ujar Hanafi. 


Pengurus Pokdarwis yang juga pengelola air terjun Dewi Selendang, Julis Ependi mengatakan, destinasi wisata alami ini mulai dibuka sejak dibuka 16 Mei 2021. Para wisatawan mulai berdatangan untuk mandi dan menikmati keindahan air terjun Dewi selendang terutama pada hari Sabtu, Minggu tidak kurang dari 100 orang. 


"Alhamdulillah, sejak kita buka ada saja wisatawan yang berkunjung ke air terjun ini, terutama saat weekend. Kalau hari-hari biasa paling 15 orang," katanya.


Julis menerangkan sebelumnya airt terjun tersebut pernah dibuka di tahun 2017 oleh para pemuda setempat. Namun tidak berjalan lama karena terhalang oleh bencana gempa bumi yang melanda Lombok tahun 2018 silam. 


Setelah semuanya normal akan dibuka lagi pada 2019, tapi tidak sempat karena pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk Indonesia. 


"Dulu sempat kami buka, begitu semuanya berjalan. Datang gempa melanda Lombok, disusul Covid-19 pada akhirnya tahun ini kita buka," ujarnya.


Menuju air terjun menawan ini, tidak membutuhkan waktu lama. Sekitar 500 meter dari jalan raya dan memakan waktu sekitar 3 menit menggunakan kendaraan roda dua, dan sekitar 20 menit dengan jalan kaki. 


Harga tiket masuk Rp 5000 per orang termasuk bayar parkir sepeda motor, untuk mobil Rp10.000. 


"Selain itu, kami juga menyediakan jasa ojek pulang pergi (PP) Rp15.000", ujar Julis. 


Julis berharap pemerintah dan Dinas Pariwisata bisa mendukung mengembangkan destinasi air terjun Dewi Selendang ini.


Tanpa dukungan dari semua pihak termasuk, apa pun yang akan dilakukan oleh kelompok pemuda atau pokdarwis setempat mustahil berhasil. 


"Liriklah kami di desa Bilok Petung ini, meski desa kami paling ujung utara Kecamatan Sembalun. Desa kami juga tidak kalah menariknya untuk dikembangkan terutama di bidang pariwisata, bukan hanya air terjun yang kami miliki termasuk pantai juga kita punya," harap julis.


"Jadi kita di Sembalun produk pariwisatanya sangat lengkap dan komplit. Yakni, dari gunung hingga pantai dan dari agro wisata hingga alamnya kita punya," tutup Julis.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Air Terjun Dewi Selendang, Pesona Kesejukan Menawan di Kaki Rinjani

Trending Now

Iklan