Iklan BNS

NTB Raih Penghargaan BKKBN untuk Sistem Pendataan Keluarga

MandalikaPost.com
Kamis, November 4 | 16.38 WIB
Wakil Gubernur NTB DR Hj Sitti Rohmi Djalilah saat menghadiri video conference penyerahan penghargaan dan Launching PendataanKeluarga 2021 (PK21) oleh BKKBN RI. 

MANDALIKAPOST.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meraih penghargaan BKKBN dan dinobatkan sebagai provinsi yang sukses 100% pengumpulan data menggunakan smartphone dalam Launching Pendataan Keluarga 2021 (PK21) oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI. 


Penghargaan tersebut diterima langsung  oleh Wakil Gubernur Provinsi NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd secara daring di ruang kerjanya, Kamis (4/11). 


“Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua tim pendataan keluarga. Kader, Supervisor, dan Manajer provinsi sampai dengan lini lapangan seluruh kabupaten/kota se-NTB”, ucap Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB. 


PK21 sendiri merupakan kegiatan pengumpulan data primer tentang data kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Data-data yang telah dikumpulkan nantinya akan digunakan untuk menentukan dan memetakan keluarga mana yang berisiko melahirkan anak stunting.


Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala BKKBN, dr Hasto Wardoyo, SpOG(K), “Data PK21 memetakan keluarga sasaran berpotensi risiko stunting dengan penapisan keluarga pra sejahtera, sanitasi, akses air bersih, rumah tidak layak huni, dan pendidikan ibu rendah,” katanya.


Ummi Rohmi berharap kedepannya hasil pendataan keluarga di NTB dapat berguna dan bermanfaat dalam perencanaan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.


“Kami berharap selanjutnya hasil pendataan keluarga ini dapat bermanfaat dalam perencanaan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat demi mewujudkan Indonesia Maju menuju NTB Gemilang”, jelas Ummi Rohmi. 


Terpilihnya NTB sebagai Provinsi dengan Komitmen 100% Metode Smartphone tentunya menjadi kebanggaan yang patut disyukuri oleh seluruh masyarakat NTB. Hal itu dikarenakan dengan diluncurkannya Pendataan Keluarga tahun 2021, para stakeholders dapat memetakan resiko stunting anak di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di NTB. 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • NTB Raih Penghargaan BKKBN untuk Sistem Pendataan Keluarga

Trending Now

Iklan