Iklan BNS

PLN Amankan Kelistrikan untuk 33 Ribu Pelanggan Terdampak Banjir di Lombok

MandalikaPost.com
Senin, Desember 06, 2021 | 15.46 WIB
Petugas PLN memeriksa gardu listrik di kawasan terdampak banjir di Gunungsari, Lombok Barat.

MANDALIKAPOST.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang kembali mengguyur wilayah Kota Mataram dan Lombok Barat, Senin 6 Desember 2021 menyebabkan banjir melanda di sejumlah beberapa lokasi. 


PLN bergerak cepat mengamankan keselamatan masyarakat yang terkena terdampak dengan melakukan pemutusan aliran listrik sementara.


Pantauan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram sampai dengan hari ini (06/12)  pukul 14.00 WITA, terdapat 183 Gardu Distribusi tersebar dan 33.718  pelanggan terdampak banjir.


“Dari  183 unit gardu distribusi yang sempat terdampak, 44 di antaranya sudah normal atau menyala kembali. Progress penormalan saat ini 24%. Upaya penormalan akan terus dilakukan dengan memperhatikan kondisi di lapangan,” ucap Manager PLN UP3 Mataram, Maman Sulaeman.


Maman juga menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan pada beberapa titik wilayah potensi banjir yang terparah di Kabupaten Lombok Barat, yaitu seluruh desa di Kecamatan Batu Layar, sebagian desa di Kecamatan Gunung Sari dan Kecamatan Sekotong. Beberapa desa mengalami dampak cukup parah yakni di  Desa Senteluk, Desa Batu Layar, Desa Sandik untuk Kecamatan Batu Layar,  Desa Medas, Desa Ranjok dan Desa Taman Sari untuk Kecamatan Gunung Sari dan Desa Pelangan untuk Kecamatan Sekotong. Pemantauan dilakukan sebagai upaya mitigasi kecelakaan kelistrikan akibat debit air di wilayah tersebut


Selain itu, demi keselamatan dan keamanan warga, PLN harus memutus aliran listrik di lokasi terdampak, apabila debit air semakin tinggi dan kondisi semakin tidak aman untuk warga. 


“Kami harus memutus aliran listrik untuk alasan keamanan. Hal ini untuk mencegah terjadinya arus hubung singkat  yang bisa muncul akibat air yang masuk ke instalasi”, tegas Maman.


Sebelum menyalakan aliran listrik di lokasi terdampak, PLN juga harus memastikan bahwa gardu, jaringan, dan instalasi listrik, baik di sisi PLN dan pelanggan dalam posisi aman. Selain itu, PLN juga melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.


Maman juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan berhati hati terhadap bahaya kelistrikan yang mungkin terjadi ketika musim hujan dan terjadi banjir. 


“Untuk keselamatan dan keamanan, segera matikan listrik pada Mini Circuit Breaker (MCB) yang ada di kWHmeter apabila banjir sudah masuk ke rumah. Segera laporkan ke PLN Mobile untuk penanganannya”, jelas Maman. 


Hingga saat ini, PLN masih melakukan perbaikan gardu yang terdampak banjir dan longsor. Beberapa lokasi yang telah dipastikan aman, telah kembali pulih untuk suplai listriknya. Penormalan akan dilakukan sesegera mungkin apabila kondisi jaringan telah dipastikan aman.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • PLN Amankan Kelistrikan untuk 33 Ribu Pelanggan Terdampak Banjir di Lombok

Trending Now

Iklan