Iklan BNS

Siapkan Naker Lokal MotoGP, Disnakertrans NTB Gandeng FKLPI-D dan ITDC

MandalikaPost.com
Kamis, Desember 16 | 14.14 WIB

MANDALIKAPOST.com - Menyambut event balap MotoGP bulan Maret 2022, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB menggandeng Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Kerja dan Industri Daerah (FKLPI-D)  bergerak cepat melakukan koordinasi dengan PT. ITDC, untuk memastikan kebutuhan, rekrutmen tenaga kerja dan pelibatan semua sektor, agar masyarakat tidak menjadi penonton di daerah sendiri.


Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, I Gde Putu Aryadi, S.Sos.MH yang juga menjadi Pengarah FKLPI-D  NTB,  menegaskan, kedatangan bersama Forum ingin membangun koordinasi, jangan sampai terulang lagi miskomunikasi seperti pada event IATC dan Word Superbike (WSBK) November kemarin.


Ada miskomunikasi khususnya di tenaga Marshall saat itu. Kedepan, event besar MotoGP, jangan sampai masyarakat lokal jadi penonton,” tegasnya di hadapan , APV Site Operation The Mandalika, I Made Pari Wijaya, Rabu 15 Desember 2021, di Balawista Kuta Lombok.


Gde Aryadi menegaskan, kedatangan ini ingin memastikan kesiapan agar calon pekerja lokal bisa jadi pelaku utama dalam event nasional dan internasional. “Skill apa yang dibutuhkan supaya bisa disiapkan dari sekarang, terlebih bulan Februari event  pra musim siap di gelar. Sehingga dalam waktu singkat, lembaga pendidikan dan pelatihan bisa bergerak cepat untuk membantu menyiapkan Tenaga kerja Lokal yang kompeten, tegas mantan Kadis Kominfotik NTB itu.


Dengan demikian lanjutnya, para lembaga pendidikan dan pelatihan, mempunyai gambaran yang sama. “Kolaborasi sangat dibutuhkan. Tidak ada keberhasilan tanpa kerjasama yang baik. Kami lakukan langkah ini, ingin supaya NTB bisa menjadi tuan rumah yang baik,” ungkapnya.


Informasi yang diserap, khusus untuk pekerja di KEK Mandalika saja, proyeksi kebutuhan SDM 20 tahun ke depan hingga 2039  sebesar 4 kali lipat dari penyerapan yang ada di kawasan Wisata Nusa dua bali. sekitar 50 Jika jumlah penyerapan di Nusa Dua Bali mencapai 12 ribu pekerja lebih, maka KEK Mandalika yg luasnya 4 kali lipat dari bali bisa mencapai 50 ribu pekerja.


Sedangkan proyeksi kebutuhan dalam jangka menengah mencapai sekitar 21 ribu pekerja. Belum bicara kebutuhan tenaga kerja di luar Kawasan. “Kalau tidak siapkan dari awal, maka akan ketinggalan momentum, itulah pentingnya koordinasi dengan ITDC,” ungkapnya.


Ketua FKLPID NTB, Ketut Sarta mengatakan, anggota Forum ini merupakan orang-orang profesional, gabungan usaha industri di dalamnya ada BLK standar Internasional, Pehotelan, lembaga pelatihan. “Tenaga kerja apa yang dibutuhkan oleh ITDC bisa by request. Kami siap koordinasi dan mencetak tenaga kerja yang profesional, memiliki sertifikat kompetensi,” kata Ketut Sarta.


APV Site Operation The Mandalika, I Made Pari Wijaya menyebutkan bahwa seiring dengan pertumbuhan jumlah penginapan di KEK Mandalika, dalam jangka menengah membutuhkan sekitar 21 ribu tenaga kerja.


Dari 21 ribu orang tersebut, jika dirinci menurut jabatan,  kata Pari Wijaya maka jabatan atau skill yang paling banyak dibutuhkan adalah housekeeping sebanyak 17%. Kemudian security dan FB service masing-masing 16%, kitchen 15%, engineering 10%, dan front office 9%.


Ia sependapat bahwa SDM tersebut perlu dipersiapkan dari awal. Karena  menurutnya mulai tanggal 11-13 Februari 2022 sudah ada event pramusim MotoGP. Kemudian bulan Maret, ada Festival pesona Bau Nyale, tanggal 18-20 Maret 2022, MotoGP Mandalika Round, bulan Agustus ada event HK Endurance Challenge Mandalika Series, selanjutnya September 2022, ada Mandalika Ultra 100, tanggal 11-14 November 2022, event IATC, dan tanggal 19-21 November 2022 event World Superbike (WSBK).


“Untuk event MotoGP, penontonnya sekitar 75 ribu orang, ini di dalam tribune, belum di luar tribune. Sehingga kami butuh tenaga kerja terlatih, keberadaan FKLPID ini akan membantu kami menyiapkan tenaga kerja terlatih dan terampil,”ujarnya.

Pari menambahkan, berkaca dari event WSBK November kemarin, ada 4 aspek yang bisa mendapatkan dampak positif event tersebut seperti, penginapan, kuliner, transportasi dan marching design.


“Ada masukan dari pihak Dorna supaya karya masyarakat ada kombinasi, bukan hanya cetak aja, melainkan ada juga lukisan dan lain sebagainya,” tutur Pari.


Yang jelas lanjut Pari, ITDC siap berkolaborasi menyiapkan pekerja yang sesuai Sumber Daya Manusia dibutuhkan, dilengkapi keahlian. 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Siapkan Naker Lokal MotoGP, Disnakertrans NTB Gandeng FKLPI-D dan ITDC

Trending Now

Iklan