Dorong Agro-Ekowisata, PLN Gelar Pelatihan Pengelolaan Lobster untuk Nelayan di Lombok Timur

MandalikaPost.com
Jumat, Juli 22, 2022 | 15.21 WIB Last Updated 2022-07-22T07:21:39Z
Budidaya Lobster di Desa Ekas Buana, Lombok Timur. Pengembangan pemasarannya didorong dengan konsep Agro-Ekowisata yang bisa menunjang pengembangan kepariwisataan setempat.

MANDALIKAPOST.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara memberikan Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) bertajuk pemberdayaan masyarakat kelompok nelayan Pasir Putih berupa program pendidikan dan pelatihan pengelolaan hasil laut dan strategi pemasaran dalam konsep agroekowisata bagi peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur.


Dalam kegiatan Pendidikan dan pelatihan tersebut, PLN bekerjasama dengan pihak Universitas Negeri Mataram (UNRAM), Fakultas Perikanan dan Kelautan dengan salah satu materi pelatihan adalah pembuatan pakan pellet moist bahan baku lokal untuk budidaya Lobster di keramba jaring apung.


Pelatihan pengelolaan hasil laut yang digelar PLN UIP Nusra di Desa Ekas Buana, Lombok Timur.

Manager Bagian Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Nusra, Prapsakti Wahyudi mengatakan, bahwa PLN tetap berkomitmen untuk melaksanakan pemberdayaan melalui program – program tanggung jawab sosial yang dapat menghadirkan dampak langsung kepada masyarakat.


"Melalui program seperti ini para nelayan yang ada di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru, Lombok timur dapat menghasilkan hasil laut (Lobster) yang berkualitas, dan melalui pengelolaan hasil laut serta strategi pemasaran dalam sistem agroekowisata diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir," kata Yudi.


Penyaluran program CSR atau Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN harus memiliki semangat berkelanjutan dan berkesinambungan yang mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan.


“PLN menyelaraskan pengembangan tiga aspek dalam penyediaan listrik, yaitu ekonomi, sosial dan lingkungan tidak hanya pada proses bisnis PLN sendiri tetapi terwujud pada Program TJSL PLN yang diarahkan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat menjadi lebih tangguh, mandiri dan sejahtera,” ujar Yudi.


Kelompok nelayan mengikuti pelatihan pembuata pellet moist, sebagai bahan baku pakan Lobster di Desa Ekas Buana, Lombok Timur.

Pendamping kelompok nelayan Pasir Putih, Heri yang juga ikut mendampingi perkembangan kemajuan wirausaha nelayan di desa Ekas Buana, sangat mengapresiasi langkah PLN dalam melakukan pembinaan pengelolaan hasil laut dan strategi pemasaran dalam sistem agroekowisata kepada masyarakat.


“Pelatihan yang dilakukan sangat tepat sasaran karena dilatih mulai proses awal sampai akhir sehingga nelayan sekitar mampu mengelolah hasil laut dengan baik dan benar,” kata Heri.


Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Toni menuturkan bahwa potensi daerah pesisir di desa Ekas Buana, kaya akan hasil laut dan memiliki panorama pantai yang sangat eksotis sehingga memiliki daya tarik tersendiri untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.


"Terimakasih kepada PLN atas tanggung jawab sosial yang direalisasikan terhadap masyarakat, kami dari kelompok nelayan Pasir Putih sangat mendukung kegiatan ini, semoga kedepanya tetap berjalan dan berkelanjutan," tukas Toni.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dorong Agro-Ekowisata, PLN Gelar Pelatihan Pengelolaan Lobster untuk Nelayan di Lombok Timur

Trending Now