Iklan BNS

Berbagi Bahagia, SMPN 2 Kuripan Santuni Siswa Yatim

MandalikaPost.com
Jumat, September 23, 2022 | 14.06 WIB
SMPN 2 Kuripan salurkan bantuan untuk siswa Yatim.

MANDALIKAPOST.com - SMP Negeri 2 Kuripan menyalurkan  santunan bagi siswa  yatim, yatim piatu dan  siswa miskin di sekolah setempat Jumat, (23/9). 


Urusan Kesiswaan SMPN 2 Kuripan Sahman menjelaskan bahwa jumlah penerima santunan tersebut  sebanyak 44 orang siswa yatim.  Mereka diberikan  peralatan sekolah, santunan ini  berasal dari infak dan sedekah guru,  siswa, dan tata usaha.


Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada seluruh siswa, mengenai pentingnya berbagi dengan sesama, sehingga mereka diharapkan memiliki kepekaan dan kepedulian untuk selalu  berbagi dan membantu sesama.


"Program infak dan sedekah ini dilatarbelakangi dari kondisi ekonomi dan sosial para siswa. Mereka berasal dari keluarga miskin, "katanya. 


Dari pendataan, latar belakang profesi orang tua siswa lanjut Sahman berasal dari berbagai profesi seperti  berprofesi sebagai buruh tani, buruh bangunan, dan dagang serta profesi lainnya. 


" infak dan sedekah ini berasal dari siswa, guru dan tata usaha. Tidak ada paksaan dalam berinfak dan sedekah. Program ini tidak terlepas dari peran serta pengurus OSIS, "katanya.


Program infak dan sedekah ini terus berlanjut. Sasaran penerima santunan ini, kedepannya dibagikan kepada siswa miskin.


" Program ini baru berjalan tiga minggu. Pengumpulan dana infak dan sedekah ini dilakukan setiap hari Jumat. Dana infak dan sedekah  yang terkumpul sebesar RP. 2. 266.000 "katanya seraya bersyukur  program ini dapat terlaksana berkat dukungan dari semua guru, tata usaha, dan siswa yang sudah menyisihkan rejekinya untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada para pengurus OSIS yang ikut terlibat dalam penggelolaan program infak dan sedekah ini. 


Sementara itu, Kepala SMPN 2 Kuripan H. Karnaen sangat mendukung program ini. Ia mengatakan bahwa setiap kebaikan itu sedekah, tersenyum. 

 termasuk sedekah.


 Dikatakannya, barang siapa yang memberi pakain, maka dia akan diberikan pakaian di hari kiamat. Mereka akan diberikan kebahagian. Barang siapa yang memberi makanan pada orang lapar, maka dia akan diberikan makanan pada saat tidak ada yang memberikan makanan.


" Tidak ada paksaan bagi siswa berinfak dan bersedekah. Ihlaskan dan sucikan hati membatu dan peduli sesama,"katanya. 


Salah satu siswa peneriman santunan infak dan sedekah Wisman Supajri kelas IX mengaku  gembira dan bahagia mendapatkan santunan. Wisman sejak berumur 12 tahun sudah ditingalkan ayahnya. Ia tinggal bersama ibu dan adik-adiknya.


"Ini sangat bermanfaat. Semoga amal kebaikan guru dan teman bernilai ibadah," cetusnya seraya mengucapkan terima kasih. Ia sangat terbantu dengan adanya santunan ini. 


“Alhamdulillah baju baru, buku baru . Saya bisa belajar dengan baik” ucapnya.



Reporter : Abdul Rahim / Lombok Barat

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Berbagi Bahagia, SMPN 2 Kuripan Santuni Siswa Yatim

Trending Now

Iklan