Rumor Dibantah DPRD NTB, Direktur Logis : Harusnya Berani Tes Urine !!

MandalikaPost.com
Rabu, Oktober 12, 2022 | 20.56 WIB Last Updated 2022-10-12T12:56:57Z
Direktur Logis, M Fihiruddin.

MANDALIKAPOST.com - Polemik rumor dugaan keterlibatan tiga oknum anggota DPRD NTB dalam kasus penyalahgunaan narkoba, terus bergulir.


Sebelumnya rumor itu disampaikan Direktur Lombok Global Institute (Logis) M Fihiruddin melalui sejumlah media.


Namun, Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda membantah tudingan Logis terkait dugaan 3 oknum anggota DPRD NTB terciduk karena kedapatan memakai narkoba saat kunjungan kerja di Jakarta.


“Setelah saya melakukan komunikasi dengan pihak terkait termasuk dengan pimpinan fraksi dan anggota dan pihak terkait lainnya, maka pertanyaan saudara Fihir tidak benar dan tidak ada yang keciduk,” kata Isvie dalam keterangan pers, Rabu 12 Oktober 2022, seperti dikutip dari detikntb.com. Saat itu Isvie didampingi Wakil Ketua I Nauvar Furqoni Varinduan dan Wakil Ketua II TGH Muzihir.


Isvie menekankan, jika pihak penuduh tersebut memiliki data maka disarankan para oknum DPRD NTB yang diduga terciduk tersebut untuk menyerahkannya kepada pimpinan DPRD NTB atau pihak penegak hukum.


Menanggapi hal itu, Direktur Logis M Fihiruddin langsung mengkalrifikasi.


Dalam jumpa pers Rabu malam, 12 Oktober 2022, Fihir menegaskan, seharusnya pihak DPRD NTB justru berani untuk menginisiasi test narkoba untuk seluruh anggota.


"Seharusnya DPRD NTB berani inisiasi test narkoba. Mulai tes urine, darah, dan rambut, jika memang informasi yang saya sampaikan itu tidak benar," ujar Fihir.


Menanggapi bantahan DPRD NTB dan rencana somasi terhadap dirinya, Fihir menegaskan, pihaknya tak memikirkan itu.


Sebab, menurut dia, informasi terkait rumor narkoba oknum dewan itu disampaikannya justru agar semuanya menjadi terang.


"Saya tegaskan di sini saya bukan ingin adu kuat-kuatan soal hukum. Tapi saya lempar informasi dari sumber terpercaya bahwa benar ada kejadian itu. Saya juga klarifikasi menelepon  beberpa anggota DPRD, dan kejadian itu memang pernah ada, meski itu 2 tahun atau 3 tahun lalu. Tetapi faktanya, ada penyergapan itu, dan itu fakta. Karena itulah saya minta ada tes narkoba," tegasnya.


Fihir mengatakan, seharusnya Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda bisa sepakat untuk melakukan tes urine, darah dan rambut bagi seluruh anggota dewan Udayana, untuk menbuktikan bahwa lembaga terhormat itu bebas narkoba.


"Bagaimana rakyat tidak curiga, bahkan baru-baru ini ada oknum ASN DPRD NTB yang tertangkap terlibat narkoba. Saya tantang Ketua DPRD NTB bersurat ke BNN Provinsi dan Direktorat Narkoba Polda NTB untuk melakukan tes narkoba di DPRD NTB," ujarnya.


"Kalau memang tidak benar berita yang saya sampaikan itu, maka DPRD harus buktikan dengan tes urine dan lainnya," sambung dia.


Fihir menegaskan, rumor narkoba oknum anggota dewan harus disikapi bijaksana oleh semua pihak. Apalagi, saat ini peredaram gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah NTB sudah tergolong mengkhawatirkan.


"Narkoba ini extra ordinary crime yang mengkhawatirkan di NTB. Kasus narkoba bukan lagi menyasar ekonomi menengah ke atas, tetapi sudah menyasar pelajar dan kampung-kampung," ujarnya.


Fihir berharap, kasus ini tidak sampai terjadi di gedung DPRD NTB.


"Ada informasi itu dan saya sampaikan ke publik justru agar menjaga jangan sampai narkoba masuk DPRD NTB. Saya berharap tes narkoba baik tes urine, darah dan rambut nantinya semua negatif," tukasnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Rumor Dibantah DPRD NTB, Direktur Logis : Harusnya Berani Tes Urine !!

Trending Now