Bunda Niken : PAUD HI Strategis Mendukung Banyak Program Daerah

MandalikaPost.com
Rabu, November 23, 2022 | 19.22 WIB Last Updated 2022-11-23T11:22:11Z
Bunda PAUD NTB, Hj Niken Saptarini Zulkieflimansyah dalam roadshow Bunda PAUD di Desa Montong Gamang, Lombok Tengah.

MANDALIKAPOST.com - Tak sekadar sebagai wahana pendidikan pra sekolah untuk balita, keberadaan lembaga Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) juga punya potensi mendukung beragam program daerah. Apalagi jika kualifikasi PAUD sudah Holistik dan Integratif (HI).


Bunda PAUD Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Zulkieflimansyah menilai keberadaan PAUD sangat strategis untuk mendukung cukup banyak program pemerintah daerah. Hanya saja, umumnya pengelolaannya belum HI.


"PAUD sangat strategis. Karena sebenarnya banyak yang bisa dilakukan dalam PAUD. Dan kegiatannya bisa masuk di segala isu, seperti lingkungan, Zero Waste, stunting dan lainnya," kata Bunda Niken, Rabu 23 November 2022 di Mataram.


Ia memaparkan, berdasarkan data saat ini jumlah PAUD yang ada di NTB tercatat tak kurang dari 5 ribu PAUD. Namun baru sekitar 500 yang dikelola secara holistik integratif.


BACA JUGA : Bunda Niken Dorong Pertumbuhan PAUD HI di NTB


Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) yang berkualitas merupakan salah satu kunci penting pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.


Data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan periode tahun 2019/2020 menunjukan telah terdapat 52.687 satuan Pendidikan Anak Usia Dini telah mengimplementasikkan PAUD-HI dan dilakukan pada 50 kabupaten/kota di Indonesia.


Bunda Niken menjelaskan, sesuai dengan Perpres Nomor 60 Tahun 2013, Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) adalah upaya pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis, dan terintegrasi.


Karena itu, saat ini NTB terus mendorong pertumbuhan PAUD Holistik Integratif (HI). Langkah dimulai dengan pembentukan Bunda PAUD daerah Kota dan Kabupaten, dan inisiasi roadshow Bunda PAUD hingga ke tingkat Desa dan Kelurahan.


"Jumlah PAUD di NTB sebenarnya sudah ideal, potensi kita saat ini ada 5 ribuan. Tetapi dari sisi kualitas memang masih sangat minim, ini yang harus kita tingkatkan. Salah satunya dengan program roadshow Bunda PAUD," ujarnya.


Bunda Niken menjelaskan, program roadshow dimaksud untuk memberitahu, memberi semangat, dan memastikan bahwa ide pembentukan Bunda PAUD sampai ke desa dan tingkat dusun.


"Kadang kita bicara (program) di Provinsi itu mengawang-awang, kalau (infromasi) tidak sampai ke daerah desa," katanya.


Awal pekan lalu roadshow Bunda PAUD digelar di Lombok Tengah. Bunda Niken menilai di Lombok Tengah progress cukup baik. Pemda setempat sudah melantik Bunda PAUD untuk tingkat Desa dan sudah menugaskan para Bunda PAUD untuk mulai memperhatikan PAUD di wilayah masing-masing.


Peran strategis PAUD akan terus ditingkatkan di NTB. Stigma bahwa PAUD hanya sekadar lembaga tempat bermain Balita harus mulai diubah.


Bunda Niken mengungkapkan, sepanjang roadshow di 10 Kabupaten dan Kota di NTB, cukup banyak istri Kepala Desa atau Bunda PAUD tingkat Desa yang sebelumnya belum paham bahwa mereka juga punya tugas untuk memperhatikan PAUD di wilayahnya.


"Dengan roadshow yang kami lakukan, ibu-ibu Kepala Desa ini akhirnya mengerti bahwa ini tanggungjawab bersama. Mereka sudah mulai menyusun apa yang harus dilakukan, ada juga pertanyaan kita nggak berlatar belakang PAUD, bagainana caranya?. Nah itu secara teknisnya kan kita perlu dampingi," katanya.


Menurutnya, dengan keterlibatan para Bunda PAUD di tingkat Desa diharapkan peningkatan kualitas PAUD dan tercapainya PAUD HI di NTB akan bisa terwujud.


NTB menargetkan minimal terbentuk 1000 PAUD HI. Keberadaannya bisa diintergrasikan dengan sektor lain seperti Puskesmas dan Posyandu.


Bunda Niken menekankan, kolaborasi dan sinergitas dengan Kabupaten dan Kota bahkan hingga ke tingkat Kelurahan dan Desa menjadi kunci utama mendorong PAUD HI di NTB.


"Sebab jika mengandalkan Dikbud Provinsi, PAUD ini bukan ranahnya. Kabupaten dan Kota yang melingkupi PAUD sampai SMP juga mungkin belum semua punya sumber daya. Sehingga perlu sinergitas dan langkah bersama hingga di tingkat Desa," katanya.


Gelar Gebyar PAUD NTB 2022


Bunda PAUD NTB, Hj Niken Saptarini Zulkieflimansyah dalam roadshow Bunda PAUD di Desa Montong Gamang, Lombok Tengah.

Bunda Niken menambahkan, NTB akan menggelar Gebyar PAUD 2022, pada 9 Desember 2022 mendatang.


Dalam ajang rangkaian Peringatan HUT NTB ini, akan diberikan penghargaan untuk PAUD dan Guru PAUD berprestasi dari 10 Kabupaten dan Kota di NTB.


"Tanggal 9 Desember nanti, kita akan gelar Gebyar PAUD NTB. Kita berikan penghargaan untuk PAUD yang sudah HI dan guru atau tenaga didik PAUD yang inovatif dan kreatif," ujarnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bunda Niken : PAUD HI Strategis Mendukung Banyak Program Daerah

Trending Now