Lajurda XVI Upaya LPM Sativa Tangkal Berita Hoaks

MandalikaPost.com
Senin, November 07, 2022 | 15.30 WIB Last Updated 2022-11-07T07:30:32Z
Kepala Biro Pos Bali NTB sekaligus Pimred BeritaLombok.net, Fahrul Mustofa bersama peserta Lajurda XVI LPM Sativa.

MANDALIKAPOST.com - Belasan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram) mengikuti Latihan Jurnalistik Dasar (Lajurda) XVI yang dilaksanakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sativa  di Gedung Sekretariat Bersama Fakultas Pertanian. 


Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak Sabtu (5/11) hingga Minggu (6/11) itu, sejumlah narasumber yang merupakan jurnalis profesional ikut memberikan materi pada Lajurda yang menjadi kegiatan rutin LPM Sativa setiap tahunnya tersebut. 


Mereka diantaranya, Fahrul Mustofa (Kepala Biro Pos Bali NTB/Pemred Berita Lombok.net), dan Ahmad Viqi (Koresponden Detik.com di Mataram). 


Fahrul Mustofa.

Fahrul Mustofa sekaligus narasumber, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada kalangan mahasiswa, bukan hanya sekadar membuat berita atau konten, tetapi juga diberikan pelatihan bagaimana cara pencegahan tentang berita-berita palsu atau hoaks.


"Dalam pelatihan ini kita sebagai pers punya fungsi untuk mengedukasi masyarakat khususnya para mahasiswa. Bukan hanya membuat konten tetapi juga bagaimana melakukan verifikasi terhadap berita-berita hoaks," ujar Arul, panggilan karib Fahrul itu, Senin (7/11). 


Sebagai alumni LPM Sativa, Fahrul mendaku, bahwa pemahaman kerja jurnalis juga sangat diperlukan generasi saat ini, semoga dengan adanya pelatihan ini, akan dapat memberikan manfaat pada mahasiswa. 


"Begitu saya terima undangan jadi narasumber saya merasa harus datang dan menyiapkan waktu. LPM Sativa adalah organisasi yang membesarkan saya, maka sesibuk apapun, saya akan datang untuk duduk bersama dan berbagi ilmu pada adek-adek semuanya," kata dia. 


Menurut Fahrul, menjadi calon jurnalis kampus harus memahami tentang  dasar-dasar jurnalistik dan jenis-jenis berita. Termasuk memahami  Kode etik Jurnalistik, dan Undang-Undang Pers.


“Tulisan yang baik akan membawa dampak yang baik atau positif, sedangkan orang yang tidak baik akan menghasilkan tulisan yang tidak baik. Contoh kecilnya dalam menulis status di media sosial,” jelasnya. 


Fahrul juga berpesan kepada peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik, untuk menggunakan waktu pelatihan dengan sebaik-baiknya agar nantinya dapat menerapkannya pada kegiatan sehari-hari.


Salah satu peserta Lajurda XVI LPM Sativa, Helmiatun Isnanda mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh LPM Sativa kali ini, sangat bermanfaat untuknya dalam menambah pengetahuan dunia jurnalistik.


"Alhamdulillah sangat banyak ilmu baru yang saya dapatkan di dunia jurnalistik ini, semoga nanti dapat mengamalkannya dan bisa membuat sebuah karya tulis yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat yang membacanya," ungkap Helmiatun yang juga Ketua Panitia Lajurda itu.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lajurda XVI Upaya LPM Sativa Tangkal Berita Hoaks

Trending Now