Minta Jangan Saling Debat, Lalu Budi : Bila Perlu Semua SMK di NTB jadi BLUD

MandalikaPost.com
Senin, November 14, 2022 | 11.54 WIB Last Updated 2022-11-14T03:54:25Z
Anggota Komisi V DPRD NTB Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), H. Lalu Budi Suryata.

MANDALIKAPOST.com - Rencana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yang bakal menjadikan 11 SMK di NTB menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) oleh Biro Ekonomi Setda Provinsi NTB pada tahun 2023,  menuai dukungan kalangan DPRD NTB. 


Anggota Komisi V DPRD NTB Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), H. Lalu Budi Suryata menegaskan, bahwa pihaknya mendukung langkah Dikbud setempat yang bakal menjadikan 11 SMK di wilayah setempat menjadi BLUD. 


Pasalnya, program BLUD SMK, dirasa merupakan salah satu program terobosan yang bagus, lantaran para siswa bisa lebih terampil dan di luar jam belajar mereka bisa membuat dan mengerjakan produk yang bisa menarik minat pasar.


"Jadi, program BLUD SMK ini adalah sebuah terobosan yang secara tidak langsung akan menepis adanya rumors yang menyebut bahwa lulusan SMK itu adalah pengangguran. Padahal, itu enggak benar," kata Lalu Budi pada POS BALI, Minggu (13/11) kemarin. 


Menurut Politisi PDIP itu, pihaknya sudah mempelajari secara langsung terkait proposal 11 SMK NTB yang masuk program BLUD tersebut. Yakni, titik tekan dari program BLUD SMK, justru akan melahirkan lulusan yang terampil dan siap kerja sesuai dengan bidang teknisnya


Oleh karena itu, Lalu Budi meminta agar semua pihak tidak lagi memperdebatkan program SMK BLUD tersebut. Mengingat, hal itu, sangat memenuhi ekspektasi masyarakat. 


Terlebih, kata dia, saat pembahasan Komisi V dengan jajaran Dikbud NTB,  sempat terlontar usulan Dikbud setempat akan menyiapkan anggaran sekitar Rp 22 miliar untuk memperlancar program BLUD SMK. 


"Nah, disitu, karena saya sudah baca usulan proposalnya, dan sudah tahu manfaatnya, maka saya menyetujui hal itu. Ini karena SMK BLUD, akan mengajarkan siswa terampil sesuai teknis kemampuan mereka. Jadi, siapapun harus mendukung program inovasi untuk membuat siswa SMK menjadi unggul dan terampil yang siap menciptakan lapangan kerja, sekaligus mengurangi angka pengangguran di NTB," jelas Lalu Budi.


Sejauh ini, di internal Komisi V DPRD NTB. Ia mendaku, bahwa mayoritas sudah banyak mendukung program BLUD SMK tersebut. Terlebih, ada harapan kalangan DPRD setempat bahwa program BLUD SMK akan dapat mengurangi angka pengangguran di NTB.


"Maka, usulan Dikbud NTB untuk dana BLUD SMK, saya kira semua sudah paham untuk bisa dipertahankan sesuai usulan Dinas Dikbud. Bahkan, kedepannya bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan karena, bila perlu semua SMK lainnya bisa menjadi BLUD di Provinsi NTB," tandas Lalu Budi Suryata. 


Ke 11 SMK BLUD di Provinsi NTB, antara lain, SMK 3 Mataram dengan hasil produksi cidomo listrik, sepeda listrik, dan jasa elektronik.


Selanjutnya SMK 5 Mataram yang menghasilkan produk unggulan kain batik Sasambo atau akronim tiga suku besar di NTB yakni Sasak, Samawa dan Mbojo dengan produksi 5.000 meter kain per tahun. Bahkan di tahun ini, ditingkatkan menjadi 10 ribu per tahun.


Kemudian, SMK 2 Kuripan Lombok Barat dengan keunggulan produk menghasilkan mesin rosting kopi. SMK 1 Praya, Kabupaten Lombok Tengah dengan keunggulan memiliki hotel dengan 11 kamar dan bus pariwisata. SMK Selong, Kabupaten Lombok Timur yang memiliki keunggulan di produk meubeler.


Selain itu, ada SMK 1 Taliwang pada usaha jasa servis alat berat hasil kerjasama dengan perusahaan tambang tembaga dan emas PT Amman Mineral Nusa Tenggara. SMK 2 Sumbawa yang memiliki keunggulan jasa otomotif, elektronik. SMK 1 Sumbawa miliki hotel, SMK 1 Dompu memiliki produk pengolahan tata boga, SMK 2 Bima miliki jasa otomotif dan elektronik, SMK 3 Kota Bima produk seni. 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Minta Jangan Saling Debat, Lalu Budi : Bila Perlu Semua SMK di NTB jadi BLUD

Trending Now