Asah Kemampuan Prajurit Koramil 1615-10/Sembalun Gelar Latorsar

Rosyidin
Senin, Februari 06, 2023 | 18.02 WIB Last Updated 2023-02-06T10:02:40Z
Antusias para anggota Koramil 10 Sembalun saat mengikuti Latorsar Umum Teritorial di markas Koramil 1615-10/Sembalun, Kamis (2/2). (Foto: Rosyidin/MP). 

MANDALIKAPOST.com - Dalam rangka menunjang dan mengasah kemampuan Prajurit TNI AD, Koramil 1615/10 Sembalun besama Kodim 1615/Lotim menggelar Latihan Perorangan Dasar (Latorsar) umum Teritorial tingkat Koramil. Kamis (2/2) dua hari yang lalu. 


Latihan perorangan dasar tersebut, bertempat di markas Koramil 1615-10/Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Yang diikuti oleh seluruh personil dan Babinsa setempat. 


Latorsar ini merupakan latihan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kemampuan perorangan militer dasar agar mampu melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan fungsi serta perannya.


Oleh karena itu latihan harus dilaksanakan sesuai tingkat kecakapannya dalam menguasai materi militer umum teritorial yang disesuaikan dengan standarisasi kemampuan prajurit yang sudah diatur oleh satuan atas.


Komandan Koramil 1615-10/Sembalun Lettu Czi Isa Ansyari mengatakan, kegiatan latihan ini tujuannya untuk memelihara dan meningkatkan teknik dan taktik bertempur prajurit perorangan di satuan, serta untuk menumbuhkan disiplin tempur dan naluri tempur yang dilaksanakan oleh prajurit Bintara dan Tamtama Kodim 1615/Lotim.


"Ini kita lakukan untuk menunjang kemampuan para anggota. Terutama para Babinsa yang ada di wilayah Koramil 10 Sembalun, karena mereka lebih dekat dengan masyarakat," jelasnya.


Selain itu, dengan kegiatan ini nantinya Babinsa maupun anggota piket lebih tanggap dan peka terhadap permasalahan yang terjadi di wilayah tugasnya masing-masing, baik itu berkaitan dengan kamtibmas maupun bencana alam.


Bukan hanya itu, tujan dari kegiatan tersebut lanjutnya. Tujuannya adalah, memberikan kemampuan atau memberikan agar anggota satuan TNI mengingat kembali pelajaran-pelajaran pada saat mereka masuk pendidikn TNI.


"Karena kita sebagai manusia tenttunya lupa, apa lagi pelajaran seperti ini sudah lama sekali. Sehingga kita perlu sekali untuk repres atau plays back kembali pelajaran itu," terang Isa. 


Kegiatan ini ini juga, kegiatan yang sudah dirancang oleh bidang operasi atau staf operasi yang di bentuk oleh Komandan ndan Kodim 1615/Lotim ntuk melatih para anggota yang ada di kewilayahan seperti kewilayahan Koramil Sembalun.


"Program dari Panglima TNI AD, dan rutin kita lakukan setiap tahunnya. yang harus siap kita laksanakan dalam satu tahun dengan cara bertahap. Seperti saat ini kita lakukan di awal tahun (TW, kemudian berlanjut triulan dan seterusnya," terangnya. 


Diiharapkan nantinya, materi latihan yang diberikan dari teori hingga praktek oleh pemateri. Dalam pengetahuan dan keterampilan dasar Satkowil ini bisa diterima dengan baik dan bisa dilaksanakan oleh para anggota.


"Harapan kita, para anggota bisa bisa memperaktikan ilmunya disaat bertugas maupun lepas tugas dilingkungan sekitarnya. Terutama Babinsa di masing-masing desa," harap Isa.


Kondisi saat ini di Sembalun dalam keadaan aman dan kondusif. Artinya tidak ada gejolak maupun masalah yang signifikan ditengah masyarakat. 


"Alhamdulillah, Sembalun saat ini dalam situasi aman dan kondusif. Selama saya disini tidak ada laporan terkait kriminal maupun gangguan kamtibmas lainnya," ujarnya.


Pasiops 1615 / Lotim, Kapten Inf  Lalu Agus Mahyadi menambahkan. Latorsar yang dilaksanakan ini tidak hanya sekedar menjalankan atau mengisi program kerja saja. Akan tetapi tujuan dari latihan ini adalah meningkatkan kualitas dan kemampuan pada setiap prajurit di satuan Teritorial.


"Latorsar perorangan ini adalh, wajib diingat-ingat lagi oleh perajurit. Untuk menjawab tantangan tugas tersebut, dibudayakan kegiatan belajar dan berlatih seperti yang digelar ini," terangnya. 


Untuk itu, ia menekankan setiap kegiatan apapun yang  dilaksanakan harus dengan semangat dan penuh dedikasi. Serta kegiatan Latorsar seperti ini harus dijadikan sebagai suatu kebutuhan yang harus dilaksanakan bagi setiap prajurit. Apalagi para Babinsa bertugas langsung yang berhubungan dengan masyarakat di wilayah binaannya. 


"Meskipun kegiatan seperti ini sudah sering kita laksanakan, keberhasilan latihan bukan diukur dari telah selesainya kegiatan. Melainkan lebih utamanya adalah sejauh mana kesiapan satuan dalam menghadapi tugas yang akan datang,” tegasnya. 


"Harapan kita dari program ini, terkait dengan tugas dan tanggung jawab mereka para babinsa terutama yang di wilayah. Dia harus lagi menguasai tugasnya sesuai dengan lima kemampuan teritorial yang ada. Jadi yang sangat penting di lima kemampuan teritorial itu adalah, temu cepat dan komunikasi sosial," papar Lalu Agus, sambil menutup kegitan tersebut. 


 

 

 



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Asah Kemampuan Prajurit Koramil 1615-10/Sembalun Gelar Latorsar

Trending Now