Terus Diperjuangkan, Proyek Strategis Infrastruktur Irigasi dan Pariwisata Senilai Rp2 Triliun di NTB

Ariyati Astini
Senin, April 17, 2023 | 10.19 WIB Last Updated 2023-04-17T03:21:01Z

 

Anggota Komisi V DPR RI H. Suryadi Jaya Purnama (SJP).

MANDALIKAPOST.com - Komisi V DPR RI sedang mengusulkan salah satu proyek strategis di Provinsi NTB berupa saluran irigasi yang bisa difungsikan sebagai destinasi pariwisata di daerah ini. Nilai usulan proyek cukup besar yaitu mencapai Rp2 triliun. Sebab rencana proyek fisik ini membentang dari Lombok Barat ke wilayah Lombok Tengah.


Anggota Komisi V DPR RI H. Suryadi Jaya Purnama (SJP) mengatakan, pihaknya memang telah memperjuangkan proyek infrastruktur ini sejak tahun lalu. Usulan itu berupa revitalisasi high level diversion (HLD) atau saluran pembagi di wilayah utara Pulau Lombok yang terhubung dengan Lombok Tengah.






Infrastruktur irigasi bisa menjadi destinasi wisata lantaran akan dibangun lintasan sepeda dan pejalan kaki yang mengikuti saluran irigasi tersebut. Infrastruktur itu akan dimulai dari Meninting menuju Narmada kemudian menuju Lombok Tengah.


“Bahkan target saya bisa sampai Mandalika dan bendungan Mujur. Itu anggarannya kita sedang perjuangkan sebesar hampir 2 triliun dengan skema KPBU. Ini sedang difinalisasi, desainnya sudah jadi tinggal dievaluasi harga dari Kementerian Keuangan,” kata SJP  Sabtu (15/4).






Anggota DPR RI Dapil Pulau Lombok ini mengatakan, jika ini bisa terwujud maka akan menjadi infrastruktur yang ikonik di Provinsi NTB. Terlebih Lombok memiliki keunikan dari sisi siklus hidrologinya. Misalnya Pulau Lombok memiliki sumber mata air yang berada di ketinggian yaitu Danau Segara Anak. Danau ini memberi kebutuhan air yang memadai bagi masyarakat yang tinggal di seluruh pulau.


“Segara Anak ini reservoir alami. Posisinya yang tinggi. Ini menjadi sumber air seluruh Pulau Lombok yang merembes melalui pori-pori tanah dan menjadikan kaki Rinjani muncul mata air-mata air yang banyak. Air kita sebetulnya sudah cukup. Inilah yang sebetulnya di atur,” katanya.


Saat ini rencana proyek tersebut sedang dalam tahapan evaluasi harga di Kementerian Keuangan. Nantinya infrastruktur ini akan dilaksanakan oleh sebuah konsorsium. Kabar baiknya kata SJP, sekitar 80 persen usulan ini akan berhasil direalisasikan.


“Kita terus berupaya agar in bisa terealisasi. Intinya kita tak boleh kehabisan judul untuk membuat program besar di NTB,” ujarnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Terus Diperjuangkan, Proyek Strategis Infrastruktur Irigasi dan Pariwisata Senilai Rp2 Triliun di NTB

Trending Now