BPPD Optimis MXGP 2023 Mampu Geliatkan Pariwisata NTB

MandalikaPost.com
Senin, Mei 29, 2023 | 17.21 WIB Last Updated 2023-05-29T09:22:47Z
Ketua BPPD NTB, Baiq Ika Wahyu Wardani saat berbincang santai dengan Owner Representative Tuwa Kawa Cafe Mataram, Hendra Kusuma.

MANDALIKAPOST.com - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi NTB menyatakan optimis bahwa gelaran motocross internasional, MXGP Samota dan MXGP Lombok 2023 mampu menggeliatkan sektor pariwisata daerah, baik di Lombok maupun Sumbawa.


Menuju perhelatan MXGP di Sirkuit Samota (Sumbawa) pada tanggal 23-25 Juni 2023 dan di Sirkuit Bank NTB Syariah Selaparang (Lombok) 1-2 Juli 2023, saat ini BPPD NTB terus melakukan langkah promosi.


"Beberapa event pendukung MXGP juga sudah kita gelar seperti Pacuan Kuda Main Jaran, Samota Summer Festival, Grass Track, dan sebentar lagi 10K Samota. Kita optimistis bisa menggeliatkan sektor pariwisata," kata Ketua BPPD NTB, Baiq Ika Wahyu Wardani, Senin 29 Mei 2023 di Tuwa Kawa Cafe Mataram.


Event sport tourism MXGP Samota digelar pertama kali di kawasan Samota pada 2022 lalu. Belajar dari kesuksesan, tahun ini MXGP digelar dua seri di Sumbawa dan Lombok.


Menurut Baiq Ika, gelaran MXGP sangat potensial mendukung promosi destinasi wisata yang ada di daerah ini.


Rangkaiannya, Bank NTB Syariah 10K Samota 2023 yang akan digelar pada 18 Juni mendatang adalah salah satunya.


"Kita punya keindahaan Samota. Nantinya para runner 10K ini bisa menikmati keindahan itu selama mengikuti rute maratahon," ujarnya.


Menuju MXGP 2023, Baiq Ika menilai pertumbuhan kunjungan wisata ke NTB mulai terasa. Hal ini bisa diukur dengan makin meningkatnya traffic di Bandara Lombok. Juga dengan makin banyak kendaraan yang masuk ke NTB.


"Dampak sudah nampak saat ini. Ada banyak kendaraan, mobil mewah di Mataram, Lombok. Artinya something growing, ada yang sedang bertumbuh. Kita optimistis," katanya.


Sementara itu, Owner Represetative Tuwa Kawa Cafe Mataram, Hendra Kusuma mengatakan, perhelatan MXGP 2023 baik di Samota Sumbawa maupun di Mataram, Lombok harus bisa menjadi trigger untuk sektor pariwisata NTB.


"Event-event bertaraf nasional dan internasional seperti ini memang harus lebih banyak di-created. Karena ini menjadi trigger pariwisata," kata Hendra Kusuma.


Ia menilai, BPPD NTB sudah cukup maksimal dan optimal melakukan tugas dan fungsi promosinya. Namun hal ini perlu didukung oleh stakeholders kepariwisataan lain, termasuk pemerintah daerah Kabupaten dan Kota.


"Kita lihat BPPD NTB ini larinya sangat cepat, sementara Pemda Kabupaten dan Kota harusnya mengejar iramanya," katanya.


Hendra mencontohkan destinasi Senggigi di Lombok Barat. Pemda setempat menurut dia harusnya bisa berbenah. Agar destinasi yang pernah sangat populer itu bisa kembali bangkit.


"Pariwisata ini memang butuh sinergitas dan kolaborasi banyak pihak. Stakeholders kepariwisataan, unsur pentahelix, dan juga Pemda setempat harus punya visi yang sama," katanya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • BPPD Optimis MXGP 2023 Mampu Geliatkan Pariwisata NTB

Trending Now