PCM Sembalun Resmi Dikukuhkan, PDM Lombok Timur Dorong Re-Interpretasi Strategi Dakwah Muhammadiyah

Rosyidin S
Sabtu, April 18, 2026 | 22.17 WIB Last Updated 2026-04-18T14:18:55Z
Pengukuhan: Suasana camping Pimpinan Daerah Muhammadiyah bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sembalun, (Foto: Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lombok Timur secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sembalun dalam rangkaian acara Camping Pimpinan Daerah di Sembalun. Berlangsung di Rumah Sangkabira, Sabtu malam (18/4).


Momen ini menjadi tonggak baru bagi pergerakan Muhammadiyah di wilayah kaki Gunung Rinjani untuk mewujudkan dakwah nyata melalui pendidikan dan kesehatan.


Ketua PCM Sembalun yang baru dikukuhkan, Ustadz Jundi, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan amal nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Ia berharap dukungan penuh dari PDM Lombok Timur agar Sembalun dapat bertransformasi menjadi Cabang Unggulan.


"Muhammadiyah tidak sekadar dakwah bil lisan (lisan), tapi yang membedakan adalah amal nyata. Kami bertekad memberikan yang terbaik untuk masyarakat melalui pengembangan dakwah, pendidikan, dan kesehatan," ujar Ustadz Jundi dalam sambutannya.


Di bidang pendidikan, Ustadz Jundi menargetkan pengembangan TK Muhammadiyah serta pendirian Sekolah Dasar (SD) dengan konsep yang berbeda dari sekolah reguler. Sementara di bidang kesehatan, rencana pembangunan sekretariat serbaguna yang juga berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama.


"Kami hanya bermimpi, dan kami butuh bantuan untuk mewujudkan mimpi itu. Kami ingin PCM Sembalun menjadi cabang unggulan di Lombok Timur," tambahnya.


Menanggapi semangat pengurus baru, Ketua PDM Lombok Timur, Roma Hidayat, memberikan catatan kritis mengenai arah gerak organisasi di era modern. Ia mengingatkan bahwa strategi dakwah yang dilakukan KH. Ahmad Dahlan dulu seperti mendirikan panti asuhan dan rumah sakit—adalah respon terhadap kondisi penjajahan dan kristenisasi pada masanya.


Roma menekankan pentingnya melakukan penafsiran ulang atau kontekstualisasi dakwah agar tetap relevan dengan tantangan zaman sekarang, terutama di bidang ekonomi.


"Penting bagi kita untuk melakukan penafsiran ulang dan kontekstualisasi terhadap dakwah kita. Apakah strategi pendidikan formal saat ini masih tepat di tengah kebijakan negara yang sudah hadir 100%? Jangan-jangan, masalah utama kita sekarang adalah problem ekonomi, dan di situlah kita seharusnya bergerak," tegas Roma Hidayat.


Ia juga mengutip teladan Rasulullah SAW yang dakwahnya paling banyak diterima melalui akhlaqul karimah dan dakwah bil hal (perbuatan nyata).

Lantik: Suasana khidmat penuh kesederhanaan pengukuhan pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sembalun secara simbolis oleh Pimpinan Daerah Lombok Timur, (Foto: Rosyidin/MP).

Acara yang berlangsung khidmat ini juga diisi dengan kultum oleh TGH. M. Arhandika Rahman, Lc., Ketua Majelis 3T PDM Lombok Timur. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa momen berkumpulnya para pimpinan ini adalah ajang untuk saling memaafkan dan membersihkan hati.


"Dosa kepada Allah insyaallah bisa selesai dengan ibadah, namun dosa kepada manusia harus diselesaikan dengan saling menghalalkan dosa-dosa kita dan memaafkan. Momen ini adalah tempat kita saling bercerita dan mengakui kesalahan selama berinteraksi di organisasi," ungkap TGH. Arhandika.


Beliau juga mengingatkan dua syarat diterimanya amal dalam berorganisasi dan berdakwah, yakni ikhlasuniyah (niat yang ikhlas) dan ittiba (mengikuti tuntunan Rasulullah).


"Niatkan kumpul kita di sini untuk menggapai rida Allah. Rasulullah tidak hanya dakwah di atas mimbar, tapi juga dakwah bil fikri dan dakwah bil hal. Di Muhammadiyah, kita melakukan itu semua secara lengkap," tutupnya.


Acara pengukuhan ini ditutup dengan penyerahan berkas secara simbolis dari PDM Lombok Timur kepada pengurus PCM Sembalun, menandai dimulainya masa khidmat baru bagi persyarikatan di wilayah tersebut.


Selain itu, juga camping Pimpinan Daerah bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah bertajuk, "Untuk Muhammadiyah yang Lebih Solid dan Berdaya." Ini melalui serangkaian sambutan, kajian keislaman, dan diskusi strategis mengenai pengembangan amal usaha di bidang pendidikan dan kesehatan, khususnya yang ada di Sembalun.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • PCM Sembalun Resmi Dikukuhkan, PDM Lombok Timur Dorong Re-Interpretasi Strategi Dakwah Muhammadiyah

Trending Now