Camat Sembalun, Event Rinjani 100 Momentum Kebangkitan Pariwisata Sembalun

Rosyidin
Kamis, Mei 25, 2023 | 21.50 WIB Last Updated 2023-05-25T13:52:36Z

Camat Sembalun, Serkapudin S.Sos., MM. (Foto: Rosyidin/MP).
 


MANDALIKAPOST.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar lomba lari internasional Rinjani 100 K yang akan mengambil start di Sembalun dan Belanting, 26-28 Mei 2023 setelah sebelumnya sukses di gelar pada tahun 2022.

 

Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy melalui Camat Sembalun, Serkapudin S.Sos MM membenarkan pergelaran lomba lari internasional teresbut kegiatannya di Sembalun dan Belanting, kabupaten Lombok Timur.


"Memang benar. Lomba lari internasional Rinjani 100 K itu akan berlangsung 26-28 Mei 2023 (besok-red)," kata Serkapudin, di Sembalun (25/5).


Untuk mendukung kegiatan itu, Bupati Lombok Timur langsung menekankan kepada semua OPD untuk mendukung penuh kegiatan tersebut, baik dari segi fasilitas mulai toilet portable, tenda, dan fasilitas pendukung lainnya.


“Intinya pemda Lotim mendukung penuh lomba lari ini, kemarin kita sudah rapat pembahasan terkait itu. Dan semua fasilitas yang dibutuhan sudah siap di lapangan,” ujarnya.


"Banyak peserta yang akan ikut dalam kegiatan ini. Sehingga pak Bupati menekan semua OPD dan elemen dapat dilibatkan, termasuk masyarakat setempat," sambungnya.


Lomba lari Internasional ini, lanjut dia, sangat strategis dalam mendukung promosi pariwisata Lombok Timur. Khususnya Sembalun, karena melibatkan banyak peserta, tidak hanya dari dalam negeri tetapi hingga internasional.


"Ini bisa menjadi ajang promosi pariwisata di Lombok, khususnya di Sembalu agar lebih mendunia lagi. Supaya perekonomian masyarakat kita juga ikut meningkat. Makanya harus disiapkan dengan baik," tegas Serkapudin.


Rinjani 100 K tahun ini adalah penyelenggaraan ke delapan,  menurut Camat Sembalun event Rinjai 100 kali ini tidak semeriah di tahun 2022.


“Mungkin masyarakat belum tahu ada event ini, karena belum kita infokan secara luas ke masyarkat. Tapi kita akan umumkan di setiap masjid, supaya masyarakat tahu ada event internasional yang sedang berlangsung di wilayah kita,” ujarnya.


Sejauh ini, keterlibatan masyarakat hampir belum ada, untuk itu ia mengusulkan bagaimana caranya supaya gelar dagang UKM yang ada di Sembalun bisa berjualan disana seperti tahun kemarin.


“Padahal bahasanya pak Bupati disederhanakan saja, tapi saya tidak mau kalau ada event sekala internasional terus masyarakat kita tiadak dapat berjualan,” pungkasnya.


Ia berharap, dengan event-event seperti ini supaya bisa dirasakan dampak positifnya oleh masyarakat setempat. Terutama para pelaku UMKM daerah setempat entah itu kedai kopi, toko-toko kecil supya pendapatan warganya meningkat.


“Saya tetap berharap, dengan event sebesar ini Sembalun bisa lebih dikenal seluruh dunia. Jadi ini adalah event yang sangat mahal, kenapa tidak kita mamfaatkam momen ini sebagai ajang promosi pariwisata kita ke dunia,” harapnya.


“Jadi bagaimana caranya kita memberikan kesan baik kepada mereka (peserta lari-red). Agar mereka bercerita di negranya masing-masing, sekali lagi ajang ini sebagai momen promosi pariwisata kita dan kita akan dorong itu,” tutup Serkapudin.

 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Camat Sembalun, Event Rinjani 100 Momentum Kebangkitan Pariwisata Sembalun

Trending Now