MTS NW Pangsor Gunung Gelar Temu Pisah Siswa Kelas IX

Rosyidin
Selasa, Juni 13, 2023 | 22.37 WIB Last Updated 2023-06-13T14:37:46Z
Acara temu pisah siswa kelas IX MTS NWDI Pangsor Gunung Sembalun, (Foto: Rosyidin/MP). 

MANDALIKAPOST.com - Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTS) NW Pangsor Gunung Sembalun melepas 32 Siswa kelas IX (tiga). Berlangsung di halaman MTS NW Pangsor Gunung, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur, Selasa (13/6).


Acara pelepasan atau temu pisah dirangkaikan dengan pengumuman kelulusan kels tiga sekolah tersebut, dihadiri oleh Kasi Penmad Kementrian Agama Lotim, Sekcam Sembalun, Ketua Yayasan Ponpes Pansor Gunung, ketua cabang NWDi Sembalun, Koramil Sembalun, Sekdes Sembalun Bumbung, orang tua murid dan para guru MTS setempat.


Kepala MTS NW Pansor Gunung, Marjueni S.pd mengatakan momen ini sangat luar bisa, karena sejak berdirinya MTS setempat tersebut. Menurutnya ini alumni yang ke 20 (duapuluh).


"Sejak 2004, pertama kali kita melepas kelas tiga  hingga saat ini. Baru kali ini kita adakan acara temu pisah anak-anak kita yang kelas tiga. Sebelumnya hanya pelesir atau rekreasi ketempat-tempat destinasi wisata di seputaran Lombok," ujar Marjueni, dalam sambutannya.


Perlu diketahui, bahwa sekolah tersebut memiliki berbagai macam kegiatan baik sekolah maupun eksekoolnya. Meskipun gedung sekolah dan sarana prasarana MTS ini jauh dari standar pendidikan Indonesia. 


"Alhamdulillah, meski demikian rekan-rekan guru tetap fokus dalam proses pembelajaran di sekolah kit ini tetap berlanjut dengan lancar. Itu coba kami lakukan meskipun jatuh bangaun," tuturnya. 


"Hal itu kami lakukan, untuk mendukung pemerintah mencerdaskan anak bangsa. Melalui lembaga pendidikan yang kita kelola ini," imbuh Marjueni. 


Majunya suatu pendidikan, katanya lebih lanjut khususnya di Kecamatan Sembalun ini tidak lepas dari peran serta dukungan pemerintah dan semua elmen masyarakat. Terutama dukungan dari orang tua siswa di daerah tersebut.


Terlebih saat ini Sembalun jadi daerah pariwisata, maka hal itu menurutnya menjadi tantangan terbesar di dunia pendidikan di daerah setempat. Sebab majunya suatu dareh itu di barengi dengan SDM masyarakat. 


"Terutama di era globalisasi ini, jika kita tidak mendorong dan mendukung anak kita menuntut ilmu maka kita akan terbelakang. Terutama menyekolakan anak kita di Ponpes ataupun sekolah negeri lainnya," katanya. 


Untu itu ia mengharapkan kepada para siswa/siswi kelas IX setelah meninggalkan MTS ini, akan menjadi anak yang berakhlak mulia serta berguna bagi nusa dan bangsa.


"Kami harapkan kepada anak-anak kami, untuk menjaga akhlaknya diamana pun kalian berda. Jangan samapi mencoreng nama baik sekolah, terutama orang tua kalian. Jadilah anak yang berguna bagi bangsa ini,” pesan Marjueni.

Kepala sekolah MTS NWDI Pangsor Gunung, Marjueni S.Pd saat memberikan sambutan di acara temu pisah siswa kelas IX MTS NWDI Pangsor Gunung Sembalun, (Foto: Rosyidin/MP). 

Marjueni yakin, dengan apa yang didapat di sekolah MTS anak-anak tahu akan batasan dengan orangtua, teman maupun saudara-saudranya. Sehingga anak-anak membatasi dirinya dengan hal-hal yang baik.


"Saya yakin, ank-anak tahu batasan itu terutama menjaga diri dari hal-hal yang tidak kita inginkan.    Terutama menggunakan handphone dengan bijik, artinya anak-anak kita bisa memanfaatkan tekhnologi ini dengan baik. Saya kain itu," tegasnya.


Menurutnya, siswa/siswi sekoah tersebut bukan hanya berprestasi akademik. Tetapi juga memiliki akhlak yang baik, agar anak-anak bisa mandiri dan mengangkat nama sekolah dan orang tuanya.


“Sehingga pendidikan di Sembalun akan terlihat kualitasnya, dan ini peran kita semua bukan hanya para guru. Terutama peran dari orang tua, karena waktunya lebih banyak bersama anak-anak. Sementara kami di sekolah waktunya terbatas,” ujarnya.


Diakuinya bahwa keberhasilan MTS NW Pangsor Gunung ini dalam mendidik siswa/siswinya merupakan kerjasama semua komponen sekolah dan arahan Kanit serta pengawas Kemenag Lombok Timur.


Menurutnya, sekolah itu harus berimbang prestasi akademik dengan karakter moral anak-anak. “Jadi sekolah kita ini, juga sering dapat juara umum di bidang akademik maupun non akademik setiap mengikuti lomba di tingkat Kecamatan dan Kabupaten,” tuturnya.


“Harapan saya, agar anak-anak dapat menyimpan kenangan baik dan berharga, sehingga anak-anak saat lulus membawa kesan yang baik-baik. Karena kelulusan bukanlah akhir,  namun awal perjalanan panjang. Pesan saya kepada anak-anak, bersungguh-sungguh lah menuntut ilmu dimana pun kalian sekolah. Karena ilmu adalah jendela masa depan,” ucap Marjueni, dengan raut wajah sedih.


Kemudian acara pelepasan diisi pengumuman sekaligus pembagian kelulusan disertai penampilan siswa kelas IX (tiga) melantunkan ayat suci Alquran beserta maknanya,  pidato perpisahan, pembacaan puisi, lagu perpisahan dan penampilan tarian-tarian siwa/siwi MTS NW Pangsor Gunung.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • MTS NW Pangsor Gunung Gelar Temu Pisah Siswa Kelas IX

Trending Now