Lebih Tinggi dari Nasional Realisasi TKD NTB Capai Rp14,99 Triliun

Ariyati Astini
Kamis, Desember 28, 2023 | 09.42 WIB

 


Kepala Bidang PPA II Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTB Maryono 




MANDALIKAPOST.com-Sampai dengan 30 November 2023 realisasi Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar Rp14,99 triliun (91,67% dari pagu TKD). Kinerja penyaluran TKD NTB sebesar 91,67% tersebut lebih tinggi dibanding  realisasi TKD Provinsi NTB pada periode yang sama tahun lalu sebesar 88,53%, dan juga lebih tinggi dari kinerja Provinsi NTT (88,80%) Bali (91,11%), dan nasional (88,18%).


Kepala Bidang PPA II Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTB Maryono mengatakan, penyaluran DBH terealisasi sebesar 1,66 triliun atau 91,49% dari pagu. 


"Kinerja penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 91,49% tersebut lebih tinggi dari periode yang sama di tahun 2022 (59,78%) dan juga lebih tinggi dari kinerja Provinsi Bali (59,65%), Provinsi NTT (66,67%) dan dari kinerja rata-rata Nasional (78,22%)," kata Maryono Saat acara Media Gathering dengan media, Rabu (27/12) kemarin. 


Penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) terealisasi 8,27 triliun atau 94,29% dari pagu. Kinerja penyaluran DAU di Provinsi NTB sebesar 94,29% tersebut lebih rendah dari periode yang sama di tahun 2022 (98,48%), namun lebih tinggi dibanding kinerja NTT (93,48%), BALI (92,61%), dan Nasional (93,81%). 


Maryono Menyebut, realisasi DAK Fisik sebesar Rp1,3 triliun atau 82,44%. Kinerja penyaluran DAK Fisik sebesar 82,44% tersebut lebih tinggi dari periode yang sama di tahun 2022 (77,16%), juga lebih tinggi dari dari kinerja rata-rata Nasional (69,56%), Provinsi NTT (70,80%) dan Provinsi Bali (76,58%). 


Pada tahun 2023 terdapat sembilan pemda yang mendapat alokasi insentif fiskal yaitu Kota Mataram sebesar Rp50,12 miliar, Kabupaten Lombok Barat sebesar Rp6,19 miliar, Kabupaten Lombok Tengah sebesar Rp5,73 miliar, Kabupaten Lombok Utara sebesar Rp33,45 miliar, Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp5,86 miliar,l.


"Kemudian Kabupaten Sumbawa sebesar Rp11,44 miliar, Kabupaten Sumbawa Barat sebesar 9,64 miliar, Kota Bima sebesar Rp21,17 miliar, dan Kabupaten Dompu sebesar Rp11,70 miliar," ujarnya.


Sampai dengan 30 November 2023 realisasi Insentif Fiskal sebesar Rp106.001 miliar atau 72,75%. Kinerja penyaluran Insentif Fiskal sebesar 72,75% tersebut lebih tinggi dari periode 

yang sama di tahun 2022 (68,34%) dan NTT (65,93%), namun lebih rendah dari Bali (75,27%), dan kinerja nasional (93,08%).


Adapun penyaluran DAK Nonfisik terealisasi sebesar Rp2,5 triliun atau 90,31% dari pagu. Kinerja penyaluran DAK Nonfisik di Provinsi NTB sebesar 90,31% tersebut lebih rendah dibanding kinerja penyaluran Bali (92,75%) namun lebih tinggi dibanding periode yang sama 

di tahun 2022 (89,76%), rata-rata nasional (88,68%), dan kinerja NTT (86,30%).


Penyaluran Dana Desa terealisasi sebesar Rp1,073 triliun atau 95,68% dari pagu. Kinerja penyaluran Dana Desa di Provinsi NTB sebesar 95,68% tersebut lebih tinggi dibanding kinerja penyaluran NTT (94,70%) dan rata-rata Nasional (93,11%) namun lebih rendah dibandingkan 

periode yang sama di tahun 2022 (96,48%) dan kinerja penyaluran Bali (99,88%).


Pagu Hibah Ke Daerah di Provinsi NTB tahun 2023 sebesar Rp80,91 miliar sedang pada tahun 2022 tidak terdapat Hibah ke Daerah. Sampai dengan 31 November 2023 realisasi Hibah ke 

Daerah sebesar Rp 3,12 miliar atau 3,85%. 


"Kinerja penyaluran Hibah ke Daerah sebesar 3,85% lebih lebih rendah dari Prov NTT (34,01%) dan rata- rata Nasional (5,46%), sedangkan  di Provinsi Bali belum ada realisasi penyaluran Hibah ke Daerah," tandasnya

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lebih Tinggi dari Nasional Realisasi TKD NTB Capai Rp14,99 Triliun

Trending Now