Pemuda Ekonomi Syariah dan IPNU Gelar Pelatihan Kepemimpinan di Banten

MandalikaPost.com
Selasa, Desember 05, 2023 | 13.11 WIB Last Updated 2023-12-05T05:11:23Z
Pemuda Ekonomi Syariah dan IPNU Gelar Pelatihan Kepemimpinan di Banten.

MANDALIKAPOST.com - Pemuda Ekonomi Syariah (PES) bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta IPNU Cabang Ciputat, Tangerang Selatan, Banten mengadakan Pelatihan Kepemimpinan. 


Acara yang berlangsung pada hari Senin, 04 Desember 2024 pukul 08.00 s/d 13.00 WIB ini dikomandoi oleh Muhammad Azzam Asrofi yang merupakan Mahasiswa semester 5 Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidatulloh Jakarta tersebut berlangsung di Aula ASWAJA Ciputat, Tangerang Selatan, Provinsi Banten. 


Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 500 peserta yang terdiri dari mahasiswa/wi dan para santri/wati. Adapun maksud & tujuan diadakannya kegiatan yang mengambil tema “Pemberdayaan Pemuda yang memiliki Leadership, Kreatif, Inovatif, Mandiri dan Berdaya Saing“.


"Kegiatan ini  bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan dalam rangka mempersiapkan  para generasi muda untuk menjadi calon pemimpin dimasa depan," kata Azzam.


Dr. H. Istajib Zain, M.Ag.

Dalam kesempatan tersebut salah satu narasumber yang hadir adalah Dr.H.Istajib Zain, M.Ag yang merupakan Trainer Multimedia, Brodcasting, dan Personal Branding serta Wakil Direktur Nasional LPPDSDM DPP BKRMI. 


Dr. H. Istajib Zain menyampaikan tema yang sangat menarik yaitu Personal Branding Pemimpin. Dalam paparannya dia mengatakan bahwa definisi Personal Branding adalah proses pembentukan persepsi masyarakat atau publik terhadap aspek yang dimiliki seseorang. 


"Dengan demikian, aspek ini meliputi kepribadian, kemampuan, nilai, serta persepsi positif yang ditimbulkan atau ada dalam diri individu," jelasnya.


Sederhananya, lanjutnya, personal branding bertujuan untuk menciptakan “image” dalam kepala orang lain tentang kita,  yang akan menjadi ciri khas kita  kemanapun kita pergi. Karena diperlukan untuk membangun citra diri di hadapan publik. Maka dari itu, harus dibentuk dengan hati-hati.


"Personal branding bagi seorang pemimpin sangatlah penting untuk membangun kredibilitas, memperluas relasi,dan membantu meningkatkan percaya diri. Karakter kepemimpinan yang baik dapat disebut juga dengan core value atau karakter dasar pada diri seseorang," ujarnya.


Pria yang juga menjadi Praktisi perbankan tersebut juga menyadarkan generasi muda bahwa masing-masing kita punya jiwa kepemimpinan, dan jiwa kepemimpinan itu harus terus diasah dengan membangun kesadaran diri akan tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa , negara dan juga agama. Selain tanggung jawab setiap calon pemimpin harus berani mengambil keputusan dan resiko, pemberi solusi setiap masalah, memiliki gagasan yang jelas, komunikatif dan juga menjadi pendengar yang baik.


Pemuda Ekonomi Syariah dan IPNU Gelar Pelatihan Kepemimpinan di Banten.

Lebih lanjut Dr. Istajib Zain mengatakan bahwa personal branding itu berbeda dengan pencitraan. Pencitraan umumnya digunakan dengan tujuan negatif, yaitu untuk menutupi kekurangan atau melebih-lebihkan apa yang dimiliki seseorang. Sementara itu, personal branding adalah tindakan positif tentang bagaimana memunculkan keunikan, hasil karya, dan kompetensi yang dimiliki oleh setiap individu yang muncul karena kebiasaan secara alamiah.


Diakhir pemaparan Dr.H.Istajib Zain, M.Ag menyampaikan kata kunci Bagaimana karakter kita sekarang menentukan bagaimana kita dimasa yang akan datang. 


"Sukses itu perlu pembiasaan. Setiap kita harus memiliki semangat untuk menggapai cita-cita, dan kita harus memiliki cita-cita agar semangat dalam menjalani hidup. Siapkan diri kita untuk menjadi pemimpin masa depan  Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemuda Ekonomi Syariah dan IPNU Gelar Pelatihan Kepemimpinan di Banten

Trending Now