Densus 88 Gandeng Generasi Muda Lombok Timur dalam Pencegahan Intoleransi dan Ekstremisme

Rosyidin S
Senin, Desember 15, 2025 | 19.12 WIB Last Updated 2025-12-15T11:12:27Z
Pose: Pengukuhan Duta Pencegahan Densus 88 AT Polri Satgaswil NTB Tahun 2025, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Densus 88 Anti Teror (AT) Polri Satgas Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi mengukuhkan Duta Pencegahan D88 AT Polri Satgaswil NTB Tahun 2025 dalam acara Gerakan Remaja Tangguh Nusantara (Gentara Nusa) 2025.


Pengukuhan yang melibatkan generasi muda ini merupakan upaya strategis dan edukatif dalam menangkal penyebaran paham intoleran, radikalisme, dan ekstremisme di lingkungan masyarakat.


Acara yang dihelat di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur pada Sabtu (13/12) ini terselenggara berkat kolaborasi antara Densus 88 AT Polri Satgaswil NTB dan Forum Generasi Berencana (Genre) Lombok Timur. 


Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kesabangpoldagri Lombok Timur dan Kasat Intelkam yang mewakili Kapolres Lombok Timur. Peserta yang terlibat sangat beragam, meliputi pelajar/OSIS SMA se-Lombok Timur, mahasiswa, dan kader kepemudaan.


Dalam sambutannya, perwakilan Densus 88 AT Polri Satgaswil NTB, IPDA Embun Hariadi menyoroti tantangan besar di era digital saat ini. Ia menekankan pentingnya kemampuan literasi yang kuat di tengah derasnya arus informasi yang tidak seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan.


"Derasnya arus informasi digital saat ini menuntut kemampuan literasi yang kuat. Kami mengingatkan bahwa tidak semua informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.


Oleh karena itu, generasi muda didorong untuk memiliki sikap kritis dan selektif terhadap informasi yang mereka terima. Generasi muda dinilai memiliki posisi yang sangat strategis dalam upaya pencegahan ini.


"Generasi muda memiliki posisi strategis sebagai agen literasi, penyejuk sosial, serta penyampai pesan-pesan damai di lingkungan sekitar," tambahnya.


Peran tersebut dianggap sangat efektif untuk membendung dan mencegah berkembangnya paham intoleran dan ekstrem di masyarakat, menjadikan mereka mitra kunci dalam membangun ketahanan sosial.


Pengukuhan Duta Pencegahan ini menjadi bagian nyata dari pendekatan edukatif Densus 88 dalam memerangi radikalisme. Para Duta yang telah dikukuhkan menyatakan komitmen kuat mereka untuk menjalankan peran ini dengan penuh tanggung jawab.


Mereka berkomitmen untuk aktif melakukan sosialisasi nilai toleransi, moderasi beragama, serta penggunaan media sosial yang sehat. 


Melalui peran ini, diharapkan para pemuda NTB dapat berkontribusi aktif dalam menjaga keamanan sosial dan keharmonisan masyarakat.


Gentara Nusa 2025 sendiri mengusung tema relevan, yaitu “Generasi Bijak Digital: Keluarga Kuat, Negara Aman".


Selain pengukuhan, kegiatan ini juga diisi dengan sesi talk show yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kewaspadaan digital, dan menumbuhkan karakter generasi muda Lombok Timur yang tangguh menghadapi tantangan zaman.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Densus 88 Gandeng Generasi Muda Lombok Timur dalam Pencegahan Intoleransi dan Ekstremisme

Trending Now