![]() |
| Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Timur, M. Irham Jayadi, ST., MHK., (Foto: Istimewa/MP). |
Langkah ambisius ini diambil untuk menjawab kebutuhan ruang publik yang lebih representatif. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Timur, M. Irham Jayadi, ST., MHK., mengungkapkan bahwa fasilitas yang ada saat ini, seperti Gedung Wanita, sudah tidak lagi memadai untuk menampung kegiatan berskala besar.
"Kondisi Gedung Wanita saat ini sudah tidak mencukupi untuk acara-acara skala besar. Oleh karena itu, kita membutuhkan gedung baru yang multifungsi," ujar M. Irham dalam keterangannya, Selasa (17/3) kemarin.
Demi mendapatkan desain terbaik, Pemkab Lombok Timur menggandeng Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Sayembara ini dibuka bagi seluruh arsitek profesional di seluruh Indonesia untuk membawa ide-ide segar dalam pembangunan daerah.
"Ini bukan skala lokal atau regional, tapi nasional. Kami ingin mendapatkan desain terbaik yang modern untuk memajukan daerah. Prosesnya sangat terbuka dan transparan melalui sistem pendaftaran online," tegas Irham.
Pemerintah telah menyiapkan apresiasi fantastis bagi para pemenang dengan total hadiah mencapai Rp325 juta. Rinciannya adalah. Juara I: Rp150 Juta, Juara II: Rp100 Juta, dan Juara III: Rp75 Juta. Target rampung Tahun 2027.
Proses pendaftaran telah dibuka sejak 16 Maret dan akan berlangsung hingga 4 April 2026. Setelah melewati tahap kurasi yang ketat, pemenang akan diumumkan pada 10 Juni 2026. Karya-karya terbaik pun nantinya akan dipamerkan agar masyarakat dapat melihat langsung calon wajah baru kota mereka.
Terkait linimasa pembangunan, Irham menjelaskan bahwa konstruksi fisik ditargetkan mulai berjalan pada akhir tahun ini.
"Target kami, setelah pemenang ditentukan, akan dilanjutkan ke tahap lelang DED. Pelaksanaan fisik pembangunan dijadwalkan mulai pada Oktober atau November 2026, dan ditargetkan rampung 100% pada November 2027," tambahnya.
Gedung Serbaguna baru ini dirancang untuk menampung hingga 3.000 orang, yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan mulai dari wisuda, acara pendidikan, hajatan warga, hingga kegiatan budaya. Sementara itu, revitalisasi Taman Rinjani akan diarahkan menjadi ruang terbuka hijau yang lebih luas dan modern.
"Proyek ini menjadi salah satu program prioritas daerah yang diharapkan mampu meningkatkan estetika kota sekaligus fungsi pelayanan publik," tutup Irham, seraya menekankan bahwa proyek ini sejalan dengan visi mewujudkan Lombok Timur yang Smart dan maju.

