![]() |
| Bukber: Asosiasi Pemuda Inspirator NTB bersama OASIM dan OSIS gelar buka bersama, (Foto: Istimewa/MP). |
Bertempat di SMA Negeri 1 Praya Timur, agenda tahunan di bulan Ramadan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang dialektika bagi para calon pemimpin masa depan. Suasana hangat menyelimuti diskusi yang menghadirkan tokoh muda inspiratif Nusa Tenggara Barat, Haikal Firmansyah.
Ketua Umum Asosiasi Pemuda Inspirator NTB tersebut hadir memberikan suntikan motivasi bagi para pelajar. Dalam paparannya, Haikal menekankan bahwa bangku sekolah dan organisasi adalah laboratorium terbaik untuk membentuk karakter.
“Organisasi pelajar seperti OSIS adalah tempat lahirnya calon-calon pemimpin masa depan. Jika sejak sekarang sudah aktif, maka ke depan kalian akan siap menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Haikal di hadapan puluhan pengurus OSIS.
Ia juga mengajak para siswa untuk tidak ragu melangkah keluar dari zona nyaman. Menurutnya, kontribusi nyata bagi daerah harus dipupuk sejak dini melalui keberanian bermimpi besar dan kemauan untuk belajar memimpin.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum KBOMS Praya Timur, Aden Galuh Rinjani, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengikis sekat-sekat antar sekolah dan membangun satu visi kolektif pelajar di tingkat kecamatan.
“Kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas serta sinergi antar pelajar di seluruh Kecamatan Praya Timur,” ujar Aden.
Diskusi yang juga dihadiri oleh Presiden APOLO, Muhammad Aditya, ini berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias membedah peran strategis generasi muda dalam menjawab tantangan zaman, mulai dari isu sosial hingga kepemimpinan digital.
Melalui kolaborasi lintas organisasi ini, KBOMS Praya Timur berharap para pelajar tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kecakapan manajerial yang mumpuni untuk membangun daerah di masa depan.
Penulis: Hariadi
Editor: Rosyidin Sembahulun

