![]() |
| Perbankan: Kantor BRI cabang Selong, (Foto: Istimewa/MP). |
Langkah identifikasi dan rekonsiliasi data dilakukan secara menyeluruh segera setelah manajemen mendeteksi adanya ketidaksinkronan data transaksi. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap rupiah yang dikembalikan akurat dan tepat sasaran.
Pemimpin Kantor Cabang BRI Selong, Allan Arya Utama, menegaskan bahwa seluruh proses penyelesaian dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan Good Corporate Governance (GCG).
“Saat ini kami tengah melakukan proses rekonsiliasi dan pengembalian saldo rekening secara seksama. Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan baik dan sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Allan dalam keterangan resminya, Senin (26/1).
Allan juga menekankan bahwa kepentingan nasabah merupakan prioritas utama dalam setiap tahapan operasional bank. Menurutnya, langkah cepat ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab BRI dalam melindungi hak-hak nasabah sekaligus menjaga integritas sistem perbankan.
“BRI senantiasa berpegang teguh pada tata kelola perusahaan yang baik serta mengutamakan kepentingan dan kepercayaan nasabah. Langkah yang diambil ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik dan melindungi aset nasabah,” tambahnya.
Meski tengah melakukan perbaikan teknis terkait kasus double transfer ini, BRI menjamin bahwa kualitas layanan perbankan lainnya tidak terganggu. Aktivitas transaksi di kantor cabang maupun layanan digital tetap berjalan normal seperti biasa.
Menutup keterangannya, Allan mengapresiasi sikap kooperatif dan kesabaran para nasabah selama proses evaluasi berlangsung. Ia memastikan bahwa kejadian ini akan menjadi titik tolak bagi BRI untuk memperkuat sistem operasional ke depannya.
“Kami memohon pengertian dari semua pihak dan memastikan bahwa layanan kepada nasabah lainnya tetap berjalan normal. Nasabah yang membutuhkan konfirmasi dapat menghubungi kantor cabang atau call center BRI,” pungkasnya.
Hingga saat ini, tim teknis BRI terus bekerja untuk memastikan seluruh saldo nasabah kembali sinkron, sembari melakukan evaluasi mendalam guna mencegah terulangnya kendala teknis serupa di masa mendatang.

