Dies Natalis ke-5 FORMAPSI Lotim, Komitmen Membangun Harmoni dan Inovasi Sosial di Lombok Timur

Rosyidin S
Sabtu, Januari 31, 2026 | 16.31 WIB Last Updated 2026-01-31T08:31:28Z
Pemerhati: Asisten II Setda Lombok Timur, Husnul Basri hadiri Dies Natalis FORMAPSI Lotim yang ke-5, (Foto: Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com – Forum Mahasiswa Pemerhati Sosial (FORMAPSI) Lombok Timur merayakan hari jadi yang ke-5 dengan penuh khidmat di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Sabtu (31/1).


Mengusung tema "Bersemangat untuk Maju, Bersama dalam Keharmonisan untuk FORMAPSI yang Lebih Inovatif, Kreatif, dan Berintegritas", acara ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan peran mahasiswa dalam isu sosial.


Acara ini dihadiri oleh Asisten II Setda Lombok Timur, Husnul Basri, yang hadir mewakili Wakil Bupati. Turut hadir perwakilan Bangkespoldagri, Dandim 1615/Lotim, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, serta para pengurus dan anggota FORMASI dari berbagai latar belakang.


Ketua Umum FORMAPSI Lotim, Ahmad Tohir, dalam sambutannya menegaskan bahwa organisasi ini bukan sekadar tempat berkumpul atau berdiskusi, melainkan ruang bagi mahasiswa untuk belajar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


“Forum ini adalah ruang untuk kita belajar sebagai mahasiswa. Di usia yang kelima ini, semoga FORMASI semakin solid. Kita bergerak di bidang sosial, seperti program pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi keliling untuk ibu dan anak yang sudah kita jalankan,” ujar Ahmad Tohir.


Ia juga berpesan kepada para anggota baru agar menjaga semangat kebersamaan dan saling melengkapi dalam menjalankan roda organisasi.


“Hakikat kita hidup di dunia ini tidak bisa berjuang sendiri. Kita harus saling menjaga, menghargai, dan menjaga silaturahmi untuk saling melengkapi,” tambahnya.


Mewakili Pemerintah Daerah, Asisten II Setda Lotim, Husnul Basri, memberikan apresiasi atas eksistensi FORMAPSI selama lima tahun terakhir. Ia menekankan bahwa Dies Natalis bukan hanya sekadar perayaan lahirnya sebuah organisasi, melainkan ajang koreksi internal.


“Dies Natalis maknanya tidak hanya memperingati hari lahir, tapi yang lebih penting adalah koreksi pada internal kita. Apa yang sudah kita rencanakan, apakah sudah berhasil? Evaluasi diri itu penting agar kita mendapatkan hasil terbaik,” pesan Husnul Basri.


Terkait tema acara, Husnul juga menyoroti pentingnya harmoni dan integritas di era digital. Ia mengingatkan mahasiswa untuk bijak dalam bermedia sosial dan menghindari perpecahan.


“Kreativitas itu fokus pada ide, sedangkan inovasi adalah implementasinya. Tapi yang paling penting adalah integritas. Di dunia sekarang, mahasiswa jangan selalu mengedepankan pertengkaran. Gunakan cara-cara yang baik untuk menaklukkan tantangan,” imbuhnya.


Menutup sambutannya, Husnul Basri mengibaratkan usia FORMAPSI yang kelima tahun seperti tanaman yang sedang bertumbuh menuju kedewasaan. Ia berharap organisasi ini segera "berlari" untuk membantu pemerintah dalam memecahkan masalah sosial.


“Tujuan utama gerakan sosial adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pemberdayaan dan edukasi. Selamat Dies Natalis ke-5, semoga FORMASI cepat bisa berlari untuk mencapai tujuan organisasinya,” pungkasnya.


Acara yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar tamu undangan sebagai simbol keharmonisan sesuai dengan tema yang diangkat.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dies Natalis ke-5 FORMAPSI Lotim, Komitmen Membangun Harmoni dan Inovasi Sosial di Lombok Timur

Trending Now