Geger! Penemuan Mayat Bayi Laki-Laki Tanpa Busana di Pinggir Kali Koak Selong, Polisi Lakukan Otopsi

Rosyidin S
Jumat, Januari 23, 2026 | 18.51 WIB Last Updated 2026-01-23T10:51:22Z
Temukan: Anggota Kepolisian cek TKP penemuan mayat bayi laki-laki, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Warga Lingkungan Sekarteja, Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Lombok Timur mendadak gempar pada Jumat (23/1/2026) siang. Sesosok jasad bayi laki-laki ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggir Kali Koak, tepat saat warga tengah bersiap menunaikan ibadah salat Jumat.


Penemuan memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 11.40 WITA. Saat ditemukan, kondisi bayi sangat mengenaskan; tanpa busana, berlumuran lumpur, dan tergeletak di atas tanah di tepian sungai.


Kapolres Lombok Timur melalui Kasi Humas AKP Nikolas Osman mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurut keterangannya, jasad bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh seorang pemuda setempat bernama Salman Alfarizi (20).


Kejadian bermula saat Salman baru saja selesai mandi di Sumur Koak yang berlokasi tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Dalam perjalanan pulang menyusuri pinggiran kali, ia melihat sebuah benda asing di dekat bendungan (dum) air.


"Awalnya saksi mengira benda tersebut adalah bangkai binatang. Namun karena penasaran, saksi mencoba membalikkan benda itu menggunakan kayu. Ia terkejut saat mengetahui bahwa benda tersebut ternyata jasad bayi yang sudah berlumuran lumpur," ujar AKP Nikolas, dalam rilis diterima media ini.


Seketika, Salman memanggil warga lain dan melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Lingkungan Sekarteja, Muh. Gozali. Kabar ini pun menyebar cepat hingga membuat warga berkerumun di lokasi sebelum akhirnya dievakuasi ke Polindes Kelurahan Sekarteja.


Berdasarkan pemeriksaan medis oleh bidan setempat, Lailatul Afriani, A.Md.Bid., bayi tersebut tergolong sehat saat dilahirkan dengan berat badan 3,7 kg dan panjang 59 cm. Saat ditemukan, posisi bayi dalam keadaan tengkurap dengan tali pusat yang sudah terpotong namun masih terlihat panjang.


"Dugaan kuat mengarah pada tindakan pembuangan sengaja oleh orang tua bayi sesaat setelah proses persalinan," tambah Nikolas.


Guna mengungkap fakta lebih lanjut, pihak kepolisian telah mengevakuasi jasad bayi ke RS Bhayangkara Polda NTB untuk menjalani otopsi. Langkah ini dilakukan guna memastikan, waktu pasti kematian korban dan pemeriksaan DNA untuk melacak orang tua biologis.

 

"Guna mengetahui apakah proses persalinan dilakukan secara medis atau mandiri", tambah AKP Nikolas.


Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi. Muncul dugaan kuat bahwa bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap yang sengaja dibuang untuk menutupi aib.


"Kami sedang memburu pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri. Kasus ini menjadi atensi serius kami," tegas AKP Nikolas menutup keterangannya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Geger! Penemuan Mayat Bayi Laki-Laki Tanpa Busana di Pinggir Kali Koak Selong, Polisi Lakukan Otopsi

Trending Now