HUT ke-1 GPS, Sekda Lotim Ajak Pemuda Selatan Kawal Kemajuan Desa Melalui Semangat Inklusif

Rosyidin S
Minggu, Januari 18, 2026 | 22.17 WIB Last Updated 2026-01-18T14:17:07Z
Sekda Lombok Timur, Dr. H. Muhammad Juaini Taofik hadir di acara Gerakan Pemuda Selatan, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, Dr. H. Muhammad Juaini Taofik, memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Gerakan Pemuda Selatan (GPS) dalam membangun harmoni di wilayah selatan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri perayaan HUT ke-1 GPS yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim dan lansia di Dusun Teluk Dalem, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Sabtu (17/1) kemarin.


Dalam sambutannya, Juaini Taofik menilai GPS telah berhasil menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama hingga tokoh pemuda, untuk bersinergi memajukan daerah.


Mengutip Al-Quran Surat Al-Hujarat ayat 13, Sekda menekankan bahwa keberagaman di tengah masyarakat harus bermuara pada upaya saling mengenal potensi dan mencari solusi bersama.


"Perintah lita'arafu (saling mengenal) itu bukan sekadar tahu nama, melainkan memahami potensi, kekurangan, dan solusi atas masalah bersama. Dengan pemahaman ini, masyarakat lokal tidak akan hanya menjadi penonton di tengah kemajuan yang ada," tegas Juaini.


Ia juga menyoroti peran penting Dana Desa dalam menciptakan ekosistem desa yang ideal. Menurutnya, Dana Desa harus berfokus pada penyediaan layanan dasar yang membuat warga merasa nyaman tinggal di tanah kelahiran mereka sendiri.


"Fungsi Dana Desa itu satu: membuat masyarakat betah tinggal di desanya. Artinya jalannya bagus, airnya ada, listrik tersedia, dan yang paling penting adalah ketenangan serta saling menghargai. Jika masyarakat sudah betah, kemajuan desa akan mengikuti secara alami," jelasnya.


Pada kesempatan tersebut, Sekda membawa kabar baik mengenai rencana pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Selatan. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bekerja sama dengan Universitas Mataram (Unram) dan pihak Jepang berencana membangun laboratorium rumput laut berskala internasional.


Tak hanya sektor ekonomi, sektor kesehatan juga menjadi prioritas. Pemerintah akan membangun klinik dokter spesialis di wilayah Ekas guna memangkas jarak dan biaya transportasi bagi warga pesisir yang membutuhkan layanan medis lanjut.


Juaini juga memberikan instruksi khusus kepada para Kepala Desa agar memprioritaskan layanan administrasi kependudukan seperti KTP online. Hal ini krusial karena dokumen kependudukan merupakan gerbang utama warga untuk mengakses bantuan sosial dan BPJS.


Kepada anggota GPS, Sekda mengingatkan pentingnya manajemen keuangan yang bijak. Ia berkaca pada pengalaman masa lalu di mana lonjakan harga rumput laut tidak dibarengi dengan budaya menabung, sehingga kesejahteraan jangka panjang sulit tercapai.


Menutup arahannya, Sekda mengajak seluruh hadirin untuk mengedepankan kemudahan dalam pelayanan publik dan interaksi sosial.


"Mari kita terapkan semangat Yassiru wala tu’assiru:  Mudahkanlah urusan orang lain dan jangan dipersulit. Baik pemerintah kepada warga, maupun antar sesama tetangga. Itulah kunci hidup sejahtera," pungkasnya.


Acara peringatan HUT GPS ini berlangsung khidmat dengan kehadiran Camat Jerowaru, Kepala Desa Sekaroh, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • HUT ke-1 GPS, Sekda Lotim Ajak Pemuda Selatan Kawal Kemajuan Desa Melalui Semangat Inklusif

Trending Now