![]() |
| Bersih: Anggota Kapolsek Sembalun sedang bersihkan matrial longsor menutupi badan jalan di Pusuk Sembalun, (Foto: Istimewa/MP). |
Kapolsek Sembalun, IPTU Lalu Subadri, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 07.00 WITA. Menanggapi laporan tersebut, personel Polsek Sembalun segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
"Setelah mendapatkan informasi, anggota kami langsung bersinergi dengan Anggota Koramil 1615/10 Sembalun menuju lokasi. Setibanya di TKP, tim gabungan langsung berupaya membersihkan material longsoran menggunakan alat seadanya seperti sekop dan cangkul agar jalan bisa segera dilalui," ujar IPTU Lalu Subadri, saat dihubungi melalui via WhatsApp.
Longsor diduga kuat terjadi akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan lebat dalam beberapa hari terakhir. Berkat kesigapan petugas di lapangan, saat ini jalur Pusuk Sembalun sudah mulai bisa diakses kembali, meski masih terbatas.
"Saat ini material yang menutupi bahu jalan sudah berhasil kami bersihkan (tepikan) menggunakan alat seadanya. Jalur sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4), namun baru bisa menggunakan satu lajur secara bergantian," tambah Kapolsek.
Pihak kepolisian juga telah berkomunikasi dengan Balai Penanganan Jalan Nasional (BPJN) untuk mengerahkan alat berat ke lokasi guna mempercepat proses evakuasi material secara menyeluruh agar arus lalu lintas kembali normal.
Mengingat cuaca ekstrem yang masih berlangsung, IPTU Lalu Subadri mengingatkan para pengguna jalan untuk tetap waspada. Kawasan Pusuk Sembalun memang dikenal sebagai titik rawan bencana saat musim penghujan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk ekstra hati-hati. Di musim penghujan seperti ini, potensi tanah longsor dan pohon tumbang sangat tinggi di wilayah Sembalun. Kami dari unsur Muspika juga telah berkoordinasi dengan Pemda Kab. Lotim untuk menyiagakan ekskavator sebagai langkah antisipasi cepat jika terjadi bencana serupa," tutupnya.

