![]() |
| Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri |
MANDALIKAPOST.com— Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri menekankan pentingnya sinergi dan percepatan pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah dalam rapat Tim Percepatan Pembangunan, Staf Ahli, dan para Asisten di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, Selasa (21/1/2026).
Dalam rapat tersebut, Indah Dhamayanti Putri—yang akrab disapa Ummi Dinda—menyoroti penuntasan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sebagai prasyarat penting agar program dan kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) dapat dieksekusi secara optimal. Seiring dengan penerapan SOTK baru, ia juga menekankan perlunya penataan tata kelola aset dan sumber daya manusia (SDM).
Ummi Dinda menyampaikan bahwa sinergitas program menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis daerah, seperti kemiskinan, stunting, dan isu prioritas lainnya. Oleh karena itu, ia mendorong sinkronisasi program antar-OPD, pemerintah kabupaten/kota, serta penguatan kerja sama berkelanjutan dengan berbagai lembaga terkait agar dampak program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan program pada tahun 2026, Ummi Dinda menilai perlu dilakukan percepatan sinergi dengan berpedoman pada rencana strategis (Renstra), cascading program, serta rencana program dan kegiatan tahun 2026 yang disusun berbasis rumpun program unggulan.
Rapat tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas pengenalan wilayah tugas, pola kerja sama, serta mengurai sejumlah agenda percepatan yang perlu segera dilaksanakan. Selain itu, disepakati pula pelibatan Staf Ahli dan para Asisten secara aktif dalam pembahasan isu-isu strategis dan perumusan kebijakan bersama OPD serta unit kerja terkait.
Menurut Ummi Dinda, pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif untuk memperkuat koordinasi internal pemerintahan dalam mendorong percepatan pembangunan daerah agar berjalan lebih terarah, terukur, dan kolaboratif.
Ia menegaskan bahwa forum koordinasi semacam ini perlu dilaksanakan secara berkala sebagai ruang penguatan sinergi, sekaligus memastikan seluruh elemen pendukung pemerintahan bergerak dalam satu arah. Ke depan, Ummi Dinda juga mendorong agar forum tersebut diperluas dengan melibatkan perangkat daerah dan lembaga terkait guna meningkatkan efektivitas kolaborasi lintas sektor.

