Akselerasi Kesejahteraan di Ekas Buana: Bupati Lombok Timur dan Menteri KKP Perkuat Fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih

Rosyidin S
Jumat, Februari 27, 2026 | 23.25 WIB Last Updated 2026-02-27T15:25:46Z
Kunjungan: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin didampingi Sekda menemani Menteri KKP saat berkunjung di Ekas Buana, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Harapan baru bagi masyarakat pesisir Lombok Timur kian benderang. Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, secara khusus mengusulkan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) untuk melengkapi fasilitas di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru.


Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Wahyu Sakti Trenggono, dalam kunjungan kerja di kawasan tersebut pada Jumat (27/2). Kehadiran SPBN dinilai menjadi kunci vital untuk menuntaskan rantai kemiskinan dengan mempermudah akses operasional nelayan.


Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) siap mengambil peran aktif dalam pengelolaan SPBN tersebut melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).


"Kami berharap KKP dapat menjembatani perizinan SPBN ini. Pemda Lombok Timur mendukung penuh pengelolaannya melalui BUMD agar nelayan bisa mengakses bahan bakar dengan lebih mudah dan murah," ujar Bupati di hadapan Menteri KKP.


Selain SPBN, Bupati juga mengapresiasi pembangunan KNMP di atas lahan Pemda seluas 1,5 hektare tersebut. Mengingat garis pantai Lombok Timur yang sangat panjang, ia berharap model kampung nelayan modern ini bisa direplikasi di titik-titik pesisir lainnya.


Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menjanjikan realisasi SPBN dalam waktu dekat serta memberikan bantuan tambahan berupa sepuluh unit kapal dan mesin untuk mendukung produktivitas nelayan.


Tidak hanya sarana fisik, Menteri Wahyu juga menekankan pentingnya proteksi bagi para pekerja laut. Sebanyak 270 ribu paket asuransi disiapkan kementerian untuk disalurkan ke berbagai wilayah, termasuk Lombok Timur.


"Saya berharap dalam dua tahun ke depan, dampak positif dari keberadaan KNMP ini bisa benar-benar terwujud, sehingga tidak ada lagi masyarakat miskin di kawasan ini. Jaga dan manfaatkan fasilitas ini secara optimal," tegas Menteri Wahyu.


Dalam kunjungannya, Menteri juga memberikan instruksi khusus kepada Dirjen Perikanan Budidaya untuk merapikan dan memperbaiki Keramba Jaring Apung (KJA) yang tersebar di perairan Ekas Buana. Penataan ini bertujuan agar aktivitas budidaya berjalan selaras dengan estetika dan keberlanjutan lingkungan KNMP.


Keberadaan KNMP yang disinergikan dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang kuat. Dengan konstruksi berkualitas tinggi dari Adhi Karya, KNMP Ekas Buana kini menjadi salah satu dari tiga proyek percontohan nasional di Nusa Tenggara Barat yang mengusung misi besar: transformasi nelayan tradisional menuju kemandirian ekonomi.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Akselerasi Kesejahteraan di Ekas Buana: Bupati Lombok Timur dan Menteri KKP Perkuat Fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih

Trending Now