Baznas RI Apresiasi Zakat Gubernur NTB, Rizaludin Kurniawan: Pertama di Indonesia Digelar di Pusat Perbelanjaan

Ariyati Astini
Selasa, Februari 24, 2026 | 18.22 WIB Last Updated 2026-02-24T10:22:35Z

 

Acara Talkshow Ramadhan Baznas NTB di Lombok Epicentrum Mall


MANDALIKAPOST.com — Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Baznas NTB atas pelaksanaan kegiatan Zakat Gubernur yang dinilai sebagai terobosan nasional. Kegiatan ini menjadi yang pertama di Indonesia di tingkat provinsi, terlebih karena digelar di pusat perbelanjaan.



Apresiasi tersebut disampaikan  Ketua Baznas RI Rizaludin Kurniawan, yang menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mendekatkan praktik zakat kepada masyarakat luas dengan pendekatan yang lebih inklusif dan modern.


“Ini luar biasa. Baznas NTB dengan dukungan penuh Gubernur NTB dan Wakil Gubernur NTB telah menghadirkan kegiatan yang sangat inovatif. Ini merupakan yang pertama di Indonesia, provinsi yang menggelar zakat gubernur di mal,” ujar Rizaludin.


Ketua Baznas RI Rizaludin Kurniawan


Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Lalu Muhamad Iqbal, Indah Dhamayanti Putri, serta seluruh jajaran Baznas Provinsi NTB atas komitmen dan dukungan penuh terhadap penguatan pengelolaan zakat.


Rizaludin menegaskan, Baznas RI memastikan dana zakat yang terhimpun akan dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ia juga menekankan bahwa Baznas tidak mentolerir penyaluran zakat di luar ketentuan syariat maupun regulasi.


“Kami yakin pengelolaan zakat di Baznas NTB seluruhnya disalurkan sesuai delapan golongan penerima zakat yang ditetapkan dalam Al-Qur’an. Jadi aman secara syar’i, aman regulasi, dan aman untuk NKRI,” tegasnya usai Talkshow Ramadhan 

Gerakan Zakat Baznas NTB menguatakan Indonesia di Lombok Epicentrum Mall Selasa (24/2/2026) 



Terkait dukungan Baznas RI kepada NTB, Rizaludin menjelaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya adalah program Lumbung Pangan, yang bertujuan menyiapkan mustahik, khususnya masyarakat miskin, agar memiliki dan mengelola lahan pertanian produktif secara mandiri.

Selain itu, Baznas RI juga menjalankan program Lumbung Balai Ternak untuk memberdayakan peternak miskin agar dapat menjadi bagian dari rantai pasok bahan baku, terutama dalam mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di NTB.

Menurutnya, Baznas tidak secara langsung mendukung program MBG, melainkan berfokus pada pemberdayaan petani dan peternak miskin agar mampu menyediakan bahan baku yang berkelanjutan bagi MBG dan SPPG.


“Posisi kami adalah memberdayakan petani dan peternak miskin agar mereka menjadi rantai pasok yang pasti. Dengan kepastian pasar, petani dan peternak bisa lebih sejahtera,” jelasnya.


Di sektor ekonomi, Baznas RI juga mengembangkan program pemberdayaan usaha seperti JetMart untuk penguatan warung kecil, JetAuto untuk bengkel, serta JetCopy dan berbagai program usaha bagi mahasiswa. Dukungan juga diberikan dalam bentuk pendampingan tata kelola, audit, pelaporan, serta penguatan sumber daya manusia Baznas NTB.


Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas di semua tingkatan, NTB diharapkan dapat menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Baznas RI Apresiasi Zakat Gubernur NTB, Rizaludin Kurniawan: Pertama di Indonesia Digelar di Pusat Perbelanjaan

Trending Now