![]() |
| Baksos: Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Jrowaru, (Foto: Istimewa/MP). |
Dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan partai dan seluruh anggota DPRD Lombok Timur Fraksi Gerindra, aksi bakti sosial ini menyasar warga di Dusun Kuang Sungkun (Desa Ekas Buana) dan Dusun Semerang (Desa Seriwe).
Selain membawa paket sembako, kehadiran para kader partai besutan Prabowo Subianto ini bertujuan untuk menyerap aspirasi warga yang telah berhari-hari berjibaku dengan genangan air.
Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri, yang hadir di lokasi, tampak tak kuasa menyembunyikan keprihatinannya. Ia mengajak warga untuk tetap tegar menghadapi ujian yang sudah berlangsung selama sepekan terakhir tersebut.
"Setiap musibah pasti mengandung hikmah. Sebagai wakil rakyat, sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir, melihat langsung kondisi bapak dan ibu, serta memastikan kebutuhan dasar mulai dari kesehatan hingga pangan tetap terpenuhi," ujar Yusri di hadapan warga terdampak.
Yusri menegaskan bahwa kehadiran Fraksi Gerindra bukan sekadar seremoni ulang tahun partai. Ia berkomitmen untuk membawa masalah teknis banjir ini ke meja kebijakan agar ada solusi jangka panjang.
"Kami tidak hanya memberikan sembako. Kami melihat langsung penyebab banjir ini dan akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, termasuk berkomunikasi dengan Bupati Lombok Timur selaku Ketua DPC kami, agar ada langkah nyata. Kita ingin masalah ini ditangani menyeluruh, bukan sekadar bantuan sesaat," tegasnya.
Kondisi di lapangan memang cukup memprihatinkan. Menurut Kepala Dusun Kuang Sungkun, Wirkas Suandi, banjir telah merendam permukiman sejak 23 Januari lalu.
Tingginya intensitas hujan yang membuat embung meluap mengakibatkan 56 Kepala Keluarga (197 jiwa) terdampak, bahkan sebagian harus tinggal di tenda pengungsian BPBD.
Wirkas menyampaikan apresiasinya, namun ia juga menitipkan harapan besar kepada para legislator Gerindra tersebut.
"Kami berterima kasih atas bantuan sembako ini. Namun, harapan terbesar warga adalah solusi agar air segera surut. Kami butuh drainase atau solusi teknis agar air bisa mengalir ke laut. Itulah yang paling kami butuhkan saat ini," ungkap Wirkas.
Selain genangan air yang mengganggu aktivitas, warga di dua desa tersebut kini mulai kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan MCK. Potensi munculnya penyakit pada anak-anak dan bayi akibat lingkungan yang lembap menjadi perhatian serius tim Fraksi Gerindra.
Sebagai rangkaian HUT ke-18, selain aksi sosial di lokasi banjir, DPC Gerindra Lombok Timur juga dijadwalkan akan menggelar zikir bersama, santunan anak yatim, serta syukuran kantor baru DPC sebagai simbol semangat baru pengabdian partai di Bumi Patuh Karya.

