![]() |
| Layanan: Lapas Kelas IIB Selong mempasilitasi warga binaan vidio coll bersama keluarganya, (Foto: Istimewa/MP). |
Melalui optimalisasi layanan Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas), Lapas Selong memastikan bahwa jeruji besi bukan menjadi penghalang bagi para santri untuk tetap terhubung dengan orang-orang terkasih. Layanan ini menjadi jembatan silaturahmi digital yang krusial, terutama di momen penuh berkah ini.
Fasilitas panggilan video (video call) yang disediakan menjadi primadona. Para santri dapat saling bertegur sapa, memohon maaf, hingga berbagi cerita tentang ibadah puasa mereka di dalam Lapas. Bagi banyak warga binaan, melihat wajah anak, istri, atau orang tua melalui layar ponsel adalah suntikan moral yang tak ternilai harganya.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Selong, Sudirman, menegaskan bahwa meskipun para santri sedang menjalani masa pembinaan, hak mereka untuk berkomunikasi tetap dijamin dengan pengaturan yang tertib.
"Kami berupaya memberikan pelayanan prima meski di tengah keterbatasan. Melalui layanan komunikasi yang tetap optimal di bulan suci ini, kami ingin membuktikan bahwa hubungan kemanusiaan dan kasih sayang keluarga tidak boleh terputus oleh tembok penjara," ujar Sudirman.
Pihak Lapas memastikan operasional Wartelsuspas berjalan dengan pengawasan ketat namun tetap mengedepankan sisi humanis. Hal ini dilakukan agar suasana Ramadhan di lingkungan Lapas tetap tenang dan penuh khidmat.
Sudirman menambahkan bahwa komunikasi dengan keluarga memiliki kaitan erat dengan keberhasilan proses pembinaan. Dukungan dari keluarga dianggap sebagai fondasi bagi perubahan perilaku para santri.
"Dengan terjaganya komunikasi, diharapkan muncul penguatan spiritual bagi para santri. Semangat dari keluarga adalah motivasi terbesar bagi mereka agar bisa menjalani masa pembinaan dengan baik dan menjadi pribadi yang lebih bermanfaat saat bebas nanti," pungkasnya.
Langkah ini menegaskan peran Lapas Selong yang tidak hanya sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai institusi yang memanusiakan manusia melalui pendekatan teknologi dan kasih sayang.

