![]() |
| Kuliner: Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya saat berkunjung ke satan kuliner Bazaar Ramadhan di Selong, (Foto: Istimewa/MP). |
Acara yang digelar di halaman Kantor Camat Selong ini menjadi panggung bagi produk-produk lokal sekaligus simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan di bulan suci.
Kehadiran orang nomor dua di Lombok Timur tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam sambutannya, Edwin memberikan apresiasi tinggi terhadap kemandirian APIKM yang mampu menggerakkan ekonomi tanpa harus terus bergantung pada skema formal pemerintah.
“Kami mendukung penuh setiap inisiatif yang lahir dari bawah. Pelaku usaha adalah tulang punggung daerah ini. Pemerintah daerah tidak dapat bergerak sendiri tanpa kolaborasi berbagai pihak, termasuk asosiasi pelaku usaha,” tegas Edwin di hadapan para pedagang dan pengunjung, Senin (23/02) tiga hari yang lalu.
Bazar ini menyuguhkan beragam potensi lokal, mulai dari aneka takjil segar, kuliner khas daerah, hingga berbagai produk olahan rumahan unggulan. Selain memudahkan masyarakat mencari kebutuhan berbuka puasa, kegiatan ini diharapkan menjadi stimulus bagi perputaran uang di tingkat akar rumput selama Ramadan.
Di sela kemeriahan bazar, Wabup Edwin juga membawa kabar strategis mengenai penataan kota. Ia mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk merelokasi pusat kuliner di Kecamatan Selong. Edwin menekankan bahwa kebijakan ini diambil untuk meningkatkan nilai estetik dan kenyamanan, bukan untuk mematikan mata pencaharian pedagang.
“Ini bukan pembatasan, tetapi penataan agar lebih baik dan terintegrasi. Relokasi ini direncanakan guna menciptakan pusat kuliner yang lebih estetik dan nyaman bagi pengunjung, sekaligus menjadikannya sebagai titik kumpul ekonomi yang lebih terorganisir,” jelasnya.
Pemerintah berharap pusat kuliner baru tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat transaksi jual-beli biasa, tetapi bertransformasi menjadi destinasi wisata kuliner yang membanggakan bagi warga Lombok Timur.
Bazar Ramadan APIKM ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara asosiasi industri dan pemerintah mampu menciptakan ekosistem bisnis yang sehat. Bagi warga Selong, kehadiran bazar ini memberikan solusi praktis berburu takjil berkualitas, sekaligus memberikan harapan baru akan fasilitas publik yang lebih representatif di masa depan.

