Antisipasi Krisis Energi, Bupati Lombok Timur Wacanakan Skema WFH bagi ASN saat Apel Pasca Lebaran

Rosyidin S
Rabu, Maret 25, 2026 | 15.32 WIB Last Updated 2026-03-25T07:32:45Z
Halalbihalal: Momen pegawai ASN di lingkup Pemda Lombok Timur bersalaman dengan Bupati dan Sekda beserta jajaran setelah apel perdana paca lebaran, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar apel perdana sekaligus halalbihalal pasca-libur panjang dan cuti bersama Idulfitri 1447 H di halaman Kantor Bupati, Rabu (25/3).


Dalam momentum tersebut, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melempar wacana terkait pemberlakuan kembali pola kerja mandiri atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).


Wacana ini muncul sebagai langkah antisipatif pemerintah daerah terhadap potensi krisis energi global. Bupati menyoroti ketegangan geopolitik dunia yang mulai berdampak signifikan pada rantai pasok komoditas penting, mulai dari bahan bakar minyak (BBM) hingga bahan baku pangan.


"Sebagai langkah antisipatif terhadap potensi krisis energi, kami sedang mempertimbangkan pengaturan pola kerja ASN yang menyerupai masa pandemi lalu. Skema WFH 50 persen dan WFO 50 persen mulai kami kaji," ungkap Haerul Warisin di hadapan para peserta apel.


Meski demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut masih bersifat wacana dan tetap harus menunggu instruksi serta koordinasi dari pemerintah pusat sebelum resmi diimplementasikan.


Dalam arahannya, Bupati menjelaskan bahwa kondisi dunia saat ini sedang tidak menentu. Tersendatnya impor bahan baku pupuk serta komoditas pangan seperti jagung dan bawang putih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hal inilah yang memicu pemikiran untuk melakukan efisiensi energi di lingkungan birokrasi.


Di sisi lain, Haerul juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ASN yang tetap menunjukkan dedikasi dan produktivitas selama bulan suci Ramadan meski ada penyesuaian jam kerja.


"Esensi pelayanan publik tetap berjalan dengan baik selama Ramadan. Saya bersyukur kita semua dapat berkumpul kembali dalam keadaan sehat untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat," tambahnya.


Apel perdana ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pembersihan diri dan mempererat silaturahmi antar-pegawai setelah setahun penuh bekerja sama. Bupati secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas nama pribadi maupun instansi.


"Saya atas nama pribadi dan Pemda Lombok Timur mengucapkan Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Sekiranya dalam satu tahun kita bersama ada hal-hal yang tidak berkenan di hati Ibu dan Bapak sekalian, maka inilah kesempatan bagi kita untuk saling meminta maaf dan saling memaafkan," pungkasnya.


Kegiatan ditutup dengan sesi bersalaman (halalbihalal) yang diikuti oleh seluruh pejabat dan staf di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Timur, dengan harapan semangat baru dapat meningkatkan performa kerja di sisa tahun anggaran ini.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Antisipasi Krisis Energi, Bupati Lombok Timur Wacanakan Skema WFH bagi ASN saat Apel Pasca Lebaran

Trending Now