Idulfitri 1447 H, Gubernur NTB Tekankan Pentingnya Kepedulian dan Persatuan

Ariyati Astini
Sabtu, Maret 21, 2026 | 18.16 WIB Last Updated 2026-03-21T10:16:05Z

 

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB menunaikan Salat Idulfitri 1447 Hijriah pada Sabtu (21/3/2026) di halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB.


MANDALIKAPOST.com– Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB menunaikan Salat Idulfitri 1447 Hijriah pada Sabtu (21/3/2026) di halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menegaskan bahwa Ramadan merupakan madrasah kehidupan yang mengajarkan umat Islam untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, berakhlak, dan peduli terhadap sesama.

“Ramadan adalah perjalanan spiritual yang indah dan penuh makna. Setiap detik terasa bernilai, setiap doa terasa dekat dengan langit, dan setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya,” ujarnya.

Ia menambahkan, suasana Ramadan yang penuh kehangatan—mulai dari sahur, lantunan ayat suci Al-Qur’an, hingga momen kebersamaan saat berbuka puasa—menjadi sumber kedamaian dan penyejuk hati.

Gubernur yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Turki itu menekankan bahwa nilai-nilai yang tumbuh selama bulan suci tidak boleh berhenti setelah Ramadan berakhir.

Miq Iqbal juga menyoroti inti ajaran puasa yang menekankan pentingnya pengendalian diri, baik dalam tindakan, ucapan, maupun perilaku sehari-hari. Menurutnya, pengendalian diri merupakan fondasi penting dalam menjaga keseimbangan hidup dan harmoni dengan sesama.

“Puasa mendidik kita untuk menahan diri, bukan hanya dari haus dan lapar, tetapi juga dari keinginan berlebihan—baik dalam berbicara maupun bertindak. Semua dilakukan untuk mengedepankan manfaat dan mengendalikan hawa nafsu,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa melalui ibadah puasa dan zakat, umat diingatkan bahwa kehidupan tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan juga untuk kepentingan bersama. Semangat berbagi harus terus dijaga sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat NTB menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial. Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya karena telah menunaikan ibadah puasa, tetapi ketika mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain.

“Kemenangan sejati adalah ketika hati kita lebih peduli, tangan kita lebih ringan untuk berbagi, dan langkah kita lebih kuat dalam membantu sesama,” tuturnya.

Miq Iqbal juga menekankan pentingnya memperkuat komitmen bersama dalam membangun NTB yang makmur dan mendunia, dengan berlandaskan nilai persatuan dan kepedulian sosial.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan Idulfitri kepada seluruh masyarakat NTB, baik atas nama pemerintah, pribadi, maupun keluarga.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan memberikan kekuatan untuk terus bekerja, mengabdi, serta menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat NTB,” tutupnya

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Idulfitri 1447 H, Gubernur NTB Tekankan Pentingnya Kepedulian dan Persatuan

Trending Now