![]() |
| Sembako: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin bagikan paket sembako secara simbolis kepada warag penerima mamfaat, (Foto: Istimewa/MP). |
Peluncuran ditandai dengan penyerahan simbolis tiga paket sembako kepada
masyarakat penerima manfaat serta penyerahan rekening tabungan Bank NTB Syariah
kepada kader dan anggota Linmas sebagai tanda dimulainya distribusi bantuan.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa program bantuan
ini merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah agar seluruh masyarakat dapat
merasakan kebahagiaan yang sama di bulan suci Ramadan dan saat Idul Fitri
nanti.
“Kami berharap dengan bantuan ini semua lapisan masyarakat bisa sama-sama
merasakan kebahagiaan pada bulan Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya.
Bupati menekankan bahwa penerima bantuan ditetapkan berdasarkan Data Terpadu
Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga tidak diperkenankan adanya perubahan
data secara sepihak di tingkat desa.
“Yang menerima bantuan ini berdasarkan DTSEN. Jadi jangan diubah-ubah oleh
Pak Kades datanya,” tegasnya.
Meski demikian, ia membuka ruang pembaruan data apabila terjadi perubahan
kondisi ekonomi masyarakat, dengan mekanisme pelaporan berjenjang sesuai
aturan.
“Kalau ada perubahan status ekonomi, kepala desa harus aktif melaporkan.
Perubahan ini tidak bisa sepihak, tidak bisa kades saja, tidak bisa bupati
saja,” jelasnya.
Untuk memastikan program berjalan transparan dan tepat sasaran, Bupati juga
meminta pendampingan serta pengawasan dari Kepala Kejaksaan Negeri, mengingat
bantuan tersebut menggunakan anggaran negara dan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, Sitti Aminah,
menjelaskan bahwa penerima bantuan diprioritaskan bagi masyarakat pada kelompok
desil 1 dan desil 2 atau kategori paling rentan secara ekonomi.
“Penerima bantuan merupakan masyarakat pada desil 1 dan 2 sebagai prioritas
utama. Desil di atasnya dapat menerima apabila seluruh masyarakat desil 1 dan 2
sudah terakomodasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, data penerima telah melalui proses verifikasi dan validasi
berjenjang menggunakan DTSEN sehingga diharapkan bantuan benar-benar tepat
sasaran.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyiapkan sebanyak 198.776 paket
sembako yang akan didistribusikan melalui pemerintah desa di seluruh
wilayah kabupaten. Khusus di Desa Masbagik Selatan, tercatat sebanyak 1.718
penerima manfaat, dari total 14.535 penerima di
Kecamatan Masbagik.
Melalui program ini, Pemda Lombok Timur berharap dapat menjaga daya beli
masyarakat sekaligus menghadirkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di
tengah momentum Ramadan.

