Perluas Akses Air Bersih Perdesaan, Bupati Lombok Timur Serahkan Fasilitas Pamsimas 2025

Rosyidin S
Kamis, Maret 12, 2026 | 06.04 WIB Last Updated 2026-03-11T22:04:35Z

Air Bersih: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin didampingi Dirut PDAM dan Dinas PUPR serah terima pengelolaan Pamsimas kepada masyarakt, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat layanan dasar masyarakat melalui perluasan akses air bersih di wilayah perdesaan. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pelaksanaan serah terima Kegiatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Tahun 2025 yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Rabu (11/3).

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menilai momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menyerahkan fasilitas air bersih sebagai bentuk nyata pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan warga secara merata.

“Momentum Ramadan ini sangat tepat untuk menyerahkan fasilitas air bersih sebagai wujud pelayanan pemerintah kepada masyarakat, sekaligus bagian dari strategi memperluas akses air bersih di wilayah perdesaan,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran negara.

“Aset ini harus dijaga dan dirawat secara mandiri agar dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang dan menjadi solusi permanen kebutuhan air bersih masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan para kepala desa agar tidak hanya berbangga saat menerima bantuan, namun mengabaikan aspek pemeliharaan yang justru dapat menimbulkan biaya lebih besar di masa depan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya keberlanjutan pengelolaan Pamsimas agar tidak terhenti akibat pergantian kepemimpinan desa maupun pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades).

“Pengelolaan air bersih tidak boleh berhenti hanya karena pergantian kepala desa. Desa harus segera membentuk kepengurusan yang independen serta menetapkan Peraturan Desa tentang kontribusi biaya pemeliharaan,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Daerah tengah merencanakan optimalisasi layanan air bersih guna memenuhi target 7.000 sambungan rumah (SR) tanpa terganggu penurunan debit air saat musim kemarau. Untuk itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ekosistem sumber air, baik di wilayah hulu maupun hilir.

“Ketersediaan air bersih bergantung pada bagaimana kita menjaga ekosistemnya secara bersama-sama demi keberlanjutan pasokan air jangka panjang,” katanya.

Terkait layanan air minum, Bupati juga meminta masyarakat bersabar apabila terjadi gangguan distribusi, sekaligus mengingatkan PDAM agar proaktif memberikan informasi kepada pelanggan.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perluas Akses Air Bersih Perdesaan, Bupati Lombok Timur Serahkan Fasilitas Pamsimas 2025

Trending Now