Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka 1 April, Tiket Bisa Dipesan Mulai Besok di Android & iOS

Rosyidin S
Kamis, Maret 05, 2026 | 22.07 WIB Last Updated 2026-03-05T14:07:32Z
Ilustrasi: Gambar Kaldera Gunung Rinjani, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Kabar gembira bagi para pecinta ketinggian dan petualang alam. Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) resmi mengumumkan bahwa aktivitas pendakian Gunung Rinjani akan kembali dibuka mulai 1 April 2026.


Para "Semeton Rinjani" sudah bisa melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi e-Rinjani mulai besok, Jumat, 6 Maret 2026, tepat pukul 08.00 WITA.


Tahun ini, BTNGR membawa terobosan baru untuk memudahkan akses bagi wisatawan. Jika sebelumnya terbatas, kini aplikasi e-Rinjani sudah tersedia secara resmi di platform Android maupun iOS.


Kepala Balai TNGR Mataram, Budhy Kurniawan, S.Hut., menyampaikan bahwa seluruh jalur dan akomodasi di kawasan taman nasional telah dipersiapkan secara matang untuk menyambut para pendaki.


"Pembukaan pendakian pada 1 April nanti adalah momen yang ditunggu. Pemesanan tiket mulai besok. Kami imbau jangan terburu-buru, pastikan tanggalnya dengan baik. Rinjani tidak kemana-mana dan akan menantikan kehadiran Semeton Rinjani semua," ujar Budhy saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kamis (5/3).


Tidak hanya soal kemudahan akses tiket, BTNGR juga melakukan perombakan besar dalam tata kelola pendakian. Tahun ini, aspek pengawasan akan diperketat dengan sistem digital guna memastikan keselamatan pendaki dan kelestarian ekosistem.


Penerapan pola Zero Waste yang telah terbukti efektif mengurangi volume sampah di Rinjani akan terus dilanjutkan dengan sistem pencatatan digital yang lebih presisi. Aturan ini kini berlaku menyeluruh, tidak hanya bagi pengunjung, tetapi juga bagi para porter dan pemandu (guide).


 "Sistem monitoring pendaki dan pencatatan sampah secara digital terus kita sempurnakan. Ini adalah bagian dari upaya kami agar ekosistem tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambah Budhy.


Menyadari risiko pendakian, pihak TNGR telah menyiagakan peralatan rescue mutakhir dan rutin menggelar simulasi bersama unit SAR Mataram. Teknologi canggih pun dikerahkan untuk mempercepat respon darurat di lapangan.


"Kami juga sudah menyiagakan Drone untuk mempercepat respons apabila terjadi insiden. Selain itu, petugas akan ditempatkan di titik-titik rawan untuk menjamin keamanan wisatawan," tegasnya.


Sebelum pembukaan resmi ini, BTNGR telah menggelar acara seremonial bertajuk "Rinjani Begawe" pada 28 Februari lalu sebagai simbol kesiapan menyambut musim pendakian 2026. 


Di akhir keterangannya, Budhy berpesan agar para pendaki tidak hanya datang untuk sekadar menikmati keindahan visual, tetapi juga menjaga nilai luhur kawasan konservasi tersebut.


"Jadilah pendaki yang bertanggung jawab. Rinjani adalah kawasan konservasi yang kental dengan nilai sosial dan budaya. Mari jaga betul dengan mematuhi aturan dan SOP yang ada. Cintai Rinjani dengan peduli," pungkasnya.


Bagi Anda yang sudah merindukan hamparan awan dan biru Segara Anak, siapkan fisik dan mental Anda sekarang. Segera perbarui aplikasi e-Rinjani Anda dan jadilah bagian dari petualangan hebat tahun ini.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka 1 April, Tiket Bisa Dipesan Mulai Besok di Android & iOS

Trending Now