![]() |
| MBG: Uang pecahan Rp.50.000 jadi menu MBG SPPG RinjaniZein Loyok, (Foto: Istimewa/MP). |
Program berbagi tersebut dilaksanakan dari dapur SPPG yang berlokasi di
Dusun Dasan Paok, Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur (Lotim),
dan menyasar total 1.533 penerima manfaat.
Kepala SPPG Rinjani Zein, Faisal Hidayatullah, menjelaskan bahwa pembagian
uang tunai tersebut merupakan arahan dari mitra sekaligus pemilik SPPG, Haji
Zainuddin, sebagai bentuk zakat dan sedekah Ramadan.
“Pembagian uang tunai Rp50.000 dalam menu MBG selama Ramadan ini merupakan
arahan dari mitra, dengan tujuan sebagai zakat dan sedekah Ramadan,” ujar
Faisal, Selasa (10/03).
Ia merinci, penerima manfaat terdiri dari siswa sekolah mulai tingkat TK
hingga SLTA sebanyak 986 orang serta kelompok B3 sebanyak 544 orang.
“Penerima manfaat kami saat ini berjumlah 1.533 orang, terdiri dari siswa
dari tingkat TK sampai SLTA sebanyak 986 orang dan B3 sebanyak 544 orang,”
jelasnya.
Sementara itu, Haji Zainuddin selaku owner SPPG Rinjani Zein mengatakan
bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan para siswa dan keluarga
mereka selama Ramadan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Kebutuhan selama Ramadan, apalagi menjelang Lebaran, tentu banyak. Jadi
melalui cara ini saya berusaha membantu. Tidak ada tujuan apa pun dalam
pembagian uang ini, saya sekadar ingin memperbanyak pahala selama Ramadan,”
katanya.
Pengusaha tembakau asal Dasan Paok itu menegaskan bahwa kegiatan berbagi
tersebut murni sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya
penerima manfaat dapur MBG yang dikelola Yayasan Bina Masyarakat Lombok.
Ia juga mengungkapkan rencana keberlanjutan program sosial dari operasional
dapur MBG miliknya. Sebagian pemasukan akan disisihkan untuk membantu anak
yatim dan fakir miskin, serta memberikan honor bulanan bagi guru ngaji dan
marbot masjid, yang tahap awalnya akan difokuskan di Desa Loyok.
“Pemasukan dari dapur MBG ini akan saya sisihkan untuk membantu anak yatim,
guru ngaji, dan marbot. Pemasukan yang dimaksud berasal dari sewa dapur kami,
karena kebutuhan keluarga masih bisa kami dapatkan dari usaha tembakau,” jelas
Haji Zein.
Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa.
Kepala MI NWDI Loyok, M. Yunus Hafiz, mengaku bersyukur atas kepedulian yang
ditunjukkan melalui program MBG tersebut.
“Kami sangat senang mendapatkan bantuan dari dapur SPPG milik Haji Zein di
Loyok. Ini sangat bermanfaat bagi kami dan Alhamdulillah bisa diterima langsung
oleh para siswa. Semoga dapur-dapur lain juga bisa berbagi seperti dapurnya
Haji Zein ini,” ungkapnya.
Suasana haru dan bahagia juga terlihat saat pembagian berlangsung di
sejumlah sekolah. Dalam video yang beredar, para siswa tampak bersorak gembira
ketika membuka ompreng makanan dan menemukan uang tunai di dalamnya.
“Terima kasih Haji Zein dan Pak Prabowo,” ucap para siswa sambil
memperlihatkan uang pecahan Rp50.000 yang mereka terima.
Program MBG yang dipadukan dengan sedekah Ramadan ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial dan kebahagiaan bagi masyarakat selama bulan suci.

