![]() |
| Lantik: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin saat mengambil sumpah dan janji jabatan para Pegawai Negeri Sipil di wilayahnya, (Foto: Istimewa/MP). |
Suasana khidmat menyelimuti prosesi pelantikan yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta jajaran Kepala OPD Kabupaten Lombok Timur.
Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), total 94 orang yang dilantik terdiri dari:
1. 85 orang dari formasi umum CPNS tahun 2024.
2. 9 orang lulusan IPDN (Praja angkatan XXIX, XXX, dan XXXI).
3. Komposisi Golongan: 87 orang masuk dalam Golongan III dan 7 orang masuk dalam Golongan II.
4. Bidang Keahlian: Mencakup 48 tenaga kesehatan dan 46 tenaga strategis lainnya.
Dalam arahannya, Bupati H. Haerul Warisin menekankan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar seremonial, melainkan ikatan moral yang kuat terhadap negara dan masyarakat. Ia menaruh harapan besar agar para PNS muda ini menjadi motor penggerak pembangunan di Lombok Timur.
“Kejujuran dan kebaikan Anda dalam bekerja harus fokus pada satu tujuan: membangun Lombok Timur dan membawa masyarakat kita terlepas dari kemiskinan. Ini menjadi fokus utama yang harus Anda lakukan,” tegas Bupati dalam pidatonya.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa sebagai kaum intelektual, para ASN baru harus mampu mencurahkan ilmu pengetahuan mereka untuk mempermudah pelayanan publik.
“Curahkan segala ilmu pengetahuan Anda untuk melayani masyarakat dan membantu pemerintah. Laksanakan tugas dengan baik, maka janji yang diucapkan tadi tidak akan menjadi beban bagi Anda,” tambahnya.
Kepala BKPSDM Kabupaten Lombok Timur, Yulian Ugi Lusianto, menjelaskan bahwa pelantikan tahun 2026 ini berpijak pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN serta regulasi manajemen PNS terbaru.
Menurut Yulian, pengambilan sumpah ini merupakan bagian vital dari pembinaan karakter aparatur negara agar tetap berada di koridor profesionalisme.
“Tujuannya untuk meningkatkan kualitas, keikhlasan, kejujuran, dan rasa tanggung jawab sebagai ASN. Kita ingin menunjukkan bahwa ASN kita memiliki integritas, netral, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik KKN,” urai Yulian.
Acara ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS secara simbolis kepada para peserta. Dengan pelantikan ini, diharapkan distribusi tenaga kesehatan dan tenaga strategis di Lombok Timur semakin solid dalam mendukung visi besar daerah ke depan.

