![]() |
| Ketua I BAZNAS Lombok Timur, H. Murjoko, (Foto: Istimewa/MP). |
Upaya ini selaras dengan semangat yang terkandung dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 261, yang mengibaratkan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, di mana setiap bulirnya menghasilkan seratus biji.
Ketua I BAZNAS Lombok Timur, H. Murjoko, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah mendistribusikan sebanyak 48 kotak infak. Penempatan kotak-kotak tersebut difokuskan pada area publik yang memiliki mobilitas massa tinggi.
"Alhamdulillah, kami sudah menyebar 48 kotak infak di berbagai titik, terutama di masjid-masjid besar seperti Masjid di Selong dan Pancor," ujar H. Murjoko saat dikonfirmasi pada Jumat (03/04) kemarin.
Tidak hanya menyasar rumah ibadah, BAZNAS juga menempatkan kotak-kotak tersebut di pusat perkantoran dan pertokoan guna menjemput bola dan mempermudah masyarakat dalam menyalurkan infak maupun sedekah mereka.
Langkah ini bukanlah gerakan sporadis, melainkan hasil dari perencanaan matang dan keputusan resmi jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Lombok Timur. H. Murjoko menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk menciptakan akses yang lebih luas dan nyaman bagi masyarakat non-ASN.
"Penyebaran kotak infak ini dilakukan atas dasar kesepakatan semua pimpinan Lembaga BAZNAS Kabupaten Lombok Timur. Kami ingin masyarakat merasa lebih mudah dan nyaman dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya," terangnya.
Melalui program ini, BAZNAS berharap agar kesadaran berderma tidak hanya didominasi oleh kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga tumbuh subur di kalangan masyarakat umum dan pelaku usaha.
"Harapan kami, jangan hanya ASN saja yang nilai infak dan sedekahnya tinggi. Masyarakat non-ASN juga harus kita dorong, sehingga pengumpulan di lembaga BAZNAS semakin meningkat dan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh umat," pungkas H. Murjoko.
Dengan sebaran kotak infak yang semakin luas, BAZNAS Lombok Timur optimis kemandirian lembaga akan semakin kuat, yang pada akhirnya akan mempercepat program-program pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan di Lombok Timur.

