Wabup Lotim, Sinergi Pendidikan dan Sosial Adalah Kunci Tuntaskan Kemiskinan

Rosyidin S
Sabtu, April 11, 2026 | 22.26 WIB Last Updated 2026-04-11T14:26:42Z
Sosial: Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya hadiri acara lembaga pendidikan dan sosial Sirzam Pancor, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menegaskan bahwa kolaborasi antara sektor pendidikan dan aksi sosial merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang tangguh. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan ulang tahun ke-4 Lembaga Pendidikan Sosial (LPS) Sirzam Pancor, Sabtu (11/4).


Dalam sambutannya, Edwin menekankan bahwa filosofi organisasi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) yang konsisten menyandingkan aspek pendidikan dan sosial harus menjadi teladan. Menurutnya, masalah sosial yang kompleks tidak bisa diselesaikan hanya dengan bantuan instan, melainkan butuh keterlibatan sumber daya manusia yang terdidik.


"Pendidikan dan sosial itu di NWDI selalu bergandengan. Kenapa harus pendidikan dulu? Karena masalah-masalah sosial hanya bisa diselesaikan jika orang-orang berpendidikan yang mengerjakannya," tegas Edwin di hadapan para pengurus LPS Sirzam.


Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai mengimplementasikan program nyata melalui Sekolah Rakyat. Program yang mengusung konsep boarding school ini berlokasi di Lenek dan saat ini telah membina 100 siswa dari keluarga kurang mampu.


Selain itu, Pemkab juga tengah memprioritaskan penyediaan lahan untuk pembangunan Sekolah Garuda sebagai bagian dari komitmen jangka panjang meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat bawah.


Di sisi lain, Wakil Bupati juga menyoroti fenomena antrean panjang gas elpiji yang sempat meresahkan ibu rumah tangga di Lombok Timur. Ia menyebutkan bahwa isu kelangkaan tersebut sebagian besar dipicu oleh minimnya literasi media sosial yang berujung pada perilaku belanja berlebihan (panic buying).


"Kondisi pasokan yang menipis menjadi makin sulit karena kepanikan pembeli. Literasi media sosial kita belum dibarengi dengan ketenangan dalam berbelanja," ujarnya menyayangkan gangguan suplai yang dipicu oleh informasi masif di jagat maya.


Edwin menjelaskan bahwa kendala stok ini juga dipengaruhi oleh faktor global, di mana 80% ketergantungan nasional terhadap impor elpiji dari Amerika Serikat berdampak pada tersendatnya suplai lokal, ditambah lagi dengan lonjakan konsumsi selama periode Ramadan dan Idul Fitri.


Sebagai langkah cepat, Pemerintah Daerah saat ini tengah fokus mempercepat distribusi gas yang baru saja tiba melalui Pelabuhan Lembar guna menstabilkan kembali kondisi pasar di Lombok Timur.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wabup Lotim, Sinergi Pendidikan dan Sosial Adalah Kunci Tuntaskan Kemiskinan

Trending Now