Harkitnas ke-118 di Lombok Timur: Momentum Jaga Tunas Bangsa dan Wujudkan Kemandirian Desa

Rosyidin S
Jumat, Mei 22, 2026 | 11.51 WIB Last Updated 2026-05-22T03:51:47Z
Apel: Sekertaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik pimpinan upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118. (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Rabu (20/5). Upacara yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Lombok Timur ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.


Hadir dalam upacara tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta perwakilan pelajar setempat. Momentum tahunan ini menjadi ajang refleksi atas sejarah berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 1908, yang menjadi tonggak awal bangkitnya kesadaran berbangsa.


Dalam upacara tersebut, Sekda H. Muhammad Juaini Taofik membacakan amanat dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. 


Harkitnas tahun ini mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara", sebuah pesan kuat tentang perlindungan generasi muda dan kemandirian bangsa.


"Tema ini merepresentasikan komitmen seluruh elemen bangsa untuk menjaga Ibu Pertiwi dan bergerak maju bersama melalui perlindungan terhadap generasi muda. Kemajuan bangsa ditentukan oleh keteguhan dan persatuan rakyatnya sendiri, bukan oleh bantuan pihak luar," ujar Juaini Taofik saat membacakan amanat Menteri Komdigi.


Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian ini diwujudkan melalui Program Strategis Nasional (PSN) yang mengintegrasikan kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan ke dalam satu ekosistem kesejahteraan yang utuh.


Beberapa program unggulan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di antaranya adalah program makan bergizi gratis, pemerataan akses pendidikan, dan penguatan sektor kesehatan.


Sebagai bagian dari upaya nyata memperkuat ekonomi dari akar rumput, pemerintah meluncurkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi ini diproyeksikan menjadi kekuatan ekonomi baru yang memotong ketergantungan masyarakat perdesaan terhadap pihak luar.


"Melalui keberadaan koperasi ini, masyarakat desa kini mendapatkan akses yang lebih dekat terhadap berbagai kebutuhan pokok dan produktif, seperti penyaluran pupuk dan bantuan permodalan, fasilitasi distribusi hasil panen, hingga penyediaan sembako dan obat-obatan dengan harga terjangkau," lanjut Sekda dalam penyampaian amanat tersebut.


Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong kemandirian desa secara signifikan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya secara mandiri.


Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, Harkitnas kali ini juga menggarisbawahi langkah tegas pemerintah dalam melindungi masa depan anak-anak di dunia maya. Per 28 Maret 2026, pemerintah telah memberlakukan penuh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang dikenal sebagai PP TUNAS.


Melalui aturan ini, kebijakan penundaan akses bagi anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi resmi diterapkan.


"Kebijakan protektif ini diambil guna memastikan anak-anak sebagai tunas bangsa hanya mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan aman bagi perkembangan serta tumbuh kembang mereka," tegasnya.


Di akhir amanatnya, Menteri Komdigi melalui Sekda Lombok Timur mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda untuk kembali menyalakan semangat perjuangan Boedi Oetomo di berbagai lini kehidupan. 


Masyarakat diimbau untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama.


"Kebangkitan Nasional merupakan milik seluruh rakyat Indonesia. Pergerakan ini harus dimulai dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif, dengan tujuan akhir membawa bangsa Indonesia menuju kejayaan di kancah dunia," pungkas H. Muhammad Juaini Taofik menutup amanat menteri.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Harkitnas ke-118 di Lombok Timur: Momentum Jaga Tunas Bangsa dan Wujudkan Kemandirian Desa

Trending Now